Latest Entries »

BERKENALAN DENGAN ILMU KIMIA


1.1 Ruang Lingkup Ilmu Kimia

Definisi :

A. Secara singkat, Ilmu Kimia adalah ilmu rekayasa materi yaitu mengubah suatu materi menjadi materi yang lain.

B.  Secara lengkap, Ilmu Kimia adalah ilmu yang mempelajari tentang :

  • Susunan materi =  mencakup komponen-komponen pembentuk materi dan perbandingan tiap komponen tersebut.
  • Struktur materi = mencakup struktur partikel-partikel penyusun suatu materi atau menggambarkan bagaimana atom-atom penyusun materi tersebut saling berikatan.
  • Sifat materi =  mencakup sifat fisis (wujud dan penampilan) dan sifat kimia. Sifat suatu materi dipengaruhi oleh : susunan dan struktur dari materi tersebut.
  • Perubahan materi = meliputi perubahan fisis/fisika (wujud) dan perubahan kimia (menghasilkan zat baru).
  • Energi yang menyertai perubahan materi =  menyangkut banyaknya energi yang menyertai sejumlah materi dan asal-usul energi itu.

C. Ilmu Kimia dikembangkan oleh para ahli kimia untuk menjawab pertanyaan “apa” dan “mengapatentang sifat materi yang ada di alam.

D. Pengetahuan yang lahir dari upaya untuk menjawab pertanyaan “apa” merupakan suatu fakta yaitu : sifat-sifat materi yang diamati sama oleh setiap orang akan menghasilkan Pengetahuan Deskriptif.

E. Pengetahuan yang lahir dari upaya untuk menjawab pertanyaan “mengapa” suatu materi memiliki sifat tertentu akan menghasilkan Pengetahuan Teoritis.

v  Skema bagaimana Ilmu Kimia dikembangkan :

Mengamati

Menggolongkan

Menafsirkan data

Menarik kesimpulan umum

Merancang dan melakukan eksperimen

Menciptakan teori

1.2   Manfaat Mempelajari Ilmu Kimia

Meliputi :

  1. Pemahaman kita menjadi lebih baik terhadap alam sekitar dan berbagai proses yang berlangsung di dalamnya.
  2. Mempunyai kemampuan untuk mengolah bahan alam menjadi produk yang lebih berguna bagi manusia.
  3. Membantu kita dalam rangka pembentukan sikap.
  • Secara khusus, ilmu kimia mempunyai peranan sangat penting dalam bidang : kesehatan, pertanian, peternakan, hukum, biologi, arsitektur dan geologi. (Sebutkan peranan ilmu kimia dalam bidang-bidang tersebut!)
  • Dibalik sumbangannya yang besar bagi kehidupan kita, secara jujur harus diakui bahwa perkembangan ilmu kimia juga memberikan dampak negatif bagi kehidupan manusia. (Sebutkan contohnya!)

1.3   Cabang-Cabang Ilmu Kimia

Meliputi :

1)       Kimia Analisis

=  mempelajari tentang analisis bahan-bahan kimia yang terdapat dalam suatu produk.

2)       Kimia Fisik

=  fokus kajiannya berupa penentuan energi yang menyertai terjadinya reaksi kimia, sifat fisis zat serta perubahan senyawa kimia.

3)       Kimia Organik

=  mempelajari bahan-bahan kimia yang terdapat dalam makhluk hidup.

4)       Kimia Anorganik

=  kebalikan dari kimia organik; mempelajari benda mati.

5)       Kimia Lingkungan

=  mempelajari tentang segala sesuatu yang terjadi di lingkungan, terutama yang berkaitan dengan pencemaran lingkungan dan cara penanggulangannya.

6)       Kimia Inti ( Radiokimia )

=  mempelajari zat-zat radioaktif.

7)       Biokimia

=  cabang ilmu kimia yang sangat erat kaitannya dengan ilmu biologi.

8)       Kimia Pangan

=  mempelajari bagaimana cara meningkatkan mutu bahan pangan.

9)       Kimia Farmasi

=  fokus kajiannya berupa penelitian dan pengembangan bahan-bahan yang mengandung obat.

1.4   Perkembangan Ilmu Kimia

1)       Sekitar tahun 3500 SM, di Mesir Kuno sudah mempraktekkan reaksi kimia (misal : cara membuat anggur, pengawetan mayat).

2)       Pada abad ke-4 SM, para filosofis Yunani yaitu Democritus dan Aristoteles mencoba memahami hakekat materi.

o    Menurut Democritus =  setiap materi terdiri dari partikel kecil yang disebut atom.

o    Menurut Aristoteles =  materi terbentuk dari 4 jenis unsur yaitu : tanah, air, udara dan api.

3)       Abad pertengahan (tahun 500-1600), yang dipelopori oleh para ahli kimia Arab dan Persia.

§  Kimia lebih mengarah ke segi praktis. Dihasilkan berbagai jenis zat seperti : alkohol, arsen, zink asam iodida, asam sulfat dan asam nitrat.

§  Nama ilmu kimia lahir, dari kata dalam bahasa Arab (al-kimiya = perubahan materi) oleh ilmuwan Arab Jabir ibn Hayyan (tahun 700-778).

4)       Abad ke-18, muncul istilah Kimia Modern. Dipelopori oleh ahli kimia Perancis Antoine Laurent Lavoisier (tahun 1743-1794) yang berhasil mengemukakan hukum kekekalan massa.

5)       Tahun 1803, seorang ahli kimia Inggris bernama John Dalton (tahun 1766-1844) mengajukan teori atom untuk pertama kalinya. Sejak itu, ilmu kimia terus berkembang pesat hingga saat ini.

1.5   Pengenalan Laboratorium

Laboratorium = suatu tempat bagi seorang praktikan untuk melakukan percobaan.

Praktikan = orang yang melakukan percobaan / praktikum.

Ø  Bahan Kimia

Jenis bahan kimia berdasarkan sifatnya :

a)       mudah meledak (explosive)

b)       pengoksidasi (oxidizing)

c)        karsinogenik (carcinogenic : memicu timbulnya sel kanker)

d)       berbahaya bagi lingkungan (dangerous to the environment)

e)       mudah menyala (flammable)

f)         beracun (toxic)

g)       korosif (corrosive)

h)       menyebabkan iritasi (irritant)

Persiapan kerja di laboratorium :

1.        Merencanakan percobaan yang akan dilakukan sebelum memulai praktikum

2.        Menggunakan peralatan kerja (kacamata, jas praktikum, sarung tangan dan sepatu tertutup)

3.        Bagi wanita yang berambut panjang, diharuskan mengikat rambutnya

4.        Dilarang makan, minum dan merokok

5.        Menjaga kebersihan meja praktikum dan lingkungan laboratorium

6.        Membiasakan mencuci tangan dengan sabun dan air bersih terutama sehabis praktikum

7.        Bila kulit terkena bahan kimia, jangan digaruk agar tidak menyebar

8.        Memastikan bahwa kran gas tidak bocor sewaktu hendak menggunakan bunsen

9.        Pastikan bahwa kran air selalu dalam keadaan tertutup sebelum dan sesudah melakukan praktikum

1.6   Teknik Bekerja di Laboratorium

o    Penanganan terhadap bahan kimia :

a)       Menghindari kontak langsung dengan bahan kimia

b)       Menghindari untuk mencium langsung uap bahan kimia

c)        Menggunakan sarung tangan

o    Jika ingin memindahkan bahan kimia :

a)       Membaca label bahan kimia (minimal 2 kali)

b)       Memindahkan sesuai dengan jumlah yang diperlukan

c)        Tidak menggunakan secara berlebihan

d)       Jika ada sisa, jangan mengembalikan bahan kimia ke dalam botol semula untuk mencegah kontaminasi

e)       Menggunakan alat yang tidak bersifat korosif untuk memindahkan bahan kimia padat

f)         Untuk bahan kimia cair, pindahkan secara hati-hati agar tidak tumpah

o    Jika terkena bahan kimia :

a)       Bersikap tenang dan jangan panik

b)       Meminta bantuan teman yang ada di dekat Anda

c)        Membersihkan bagian yang mengalami kontak langsung (dicuci dengan air bersih)

d)       Jangan menggaruk kulit yang terkena bahan kimia

e)       Menuju ke tempat yang cukup oksigen

f)         Menghubungi paramedis secepatnya

o    Masalah penanganan limbah bahan kimia :

a)       Limbah berupa zat organik harus dibuang terpisah agar dapat didaur ulang

b)       Limbah cair yang tidak berbahaya dapat langsung dibuang tetapi harus diencerkan dulu dengan menggunakan air secukupnya

c)        Limbah cair yang tidak larut dalam air dan limbah beracun harus dikumpulkan dalam botol penampung dan diberi label

d)       Limbah padat harus dibuang terpisah karena dapat menyumbat saluran air

e)       Sabun, deterjen dan cairan yang tidak berbahaya dalam air dapat langsung dibuang melalui saluran air kotor dan dibilas dengan air secukupnya

f)         Gunakan zat / bahan  kimia secukupnya

Atletik



Atletik dibagi menjadi jalan, lari, lompat dan lempat/ tolak
Di Amerika dan Eropa dikenal dengan sebutan : track and field
Sejarah atletik :
Atletik berasal dari bahasa Yunani Athlon yang berarti lomba / perlombaan. Di daerah Yunani ada dua negara yaitu Sparta dan Athena yang keduanya menonjol pada kemampuan negara masing- masing.
Athena adalah negara berpenduduk potensial kemajuan ilmu dan teknologi sedangkan Sparta yang menonjol adalah fisik yang kuat untuk berperang. Dari Spartalah kini tercipta atletik.


Definisi Proposal
Proposal adalah rencana kerja yang disusun secara sistematis dan terinci untuk
suatu kegiatan yang bersifat formal.

Jenis-Jenis Proposal
Berdasarkan bentuknya, proposal dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu: proposal berbentuk formal, semiformal, dan nonformal. Proposal berbentuk formal terdiri atas tiga bagian utama, yaitu: 1) bagian pendahuluan, yang terdiri atas: sampul dan halaman judul, surat pengantar (kata pengantar), ikhtisar, daftar isi, dan pengesahan permohonan; 2) isi proposal, terdiri atas: latar belakang, pembatasan masalah, tujuan, ruang lingkup, pemikiran dasar (anggapan dasar), metodologi, fasilitas, personalia (susunan panitia), keuntungan dan kerugian, waktu, dan biaya; 3) bagian pelengkap penutup, yang berisi daftar pustaka, lampiran, tabel, dan sebagainya.
Proposal semiformal dan nonformal merupakan variasi atau bentuk lain dari bentuk proposal formal karena tidak memenuhi syarat-syarat tertentu atau tidak selengkap seperti proposal bentuk formal.

Isi Proposal
Jenis dari isi proposal ada dua, seperti yang diatas adalah isi proposal yang berbentuk kompleks, dan yang sederhana meliputi: nama kegiatan (judul), dasar pemikiran, tujuan diadakannya kegiatan, ruang lingkup, waktu dan tempat kegiatan, penyelenggara (panitia), anggaran biaya, dan penutup.

Ciri-Ciri Proposal
1. Proposal dibuat untuk meringkas kegiatan yang akan dilakukan
2. Sebagai pemberitahuan pertama suatu kegiatan
3. Berisikan tujuan-tujuan, latar belakang acara
4. Pastinya proposal itu berupa lembaran-lembaran pemberitahuan yang telah di jilid yang nantinya diserahkan kepada si empunya acara
5. dan lain-lain yang sulit untuk dijelaskan (dicari).


Tahukah anda apa yang dimaksudkan dengan model, teori dan hukum ? Ketika mempelajari fisika, kita selalu menggunakan istilah-istilah ini. Kata “model” yang digunakan dalam fisika berbeda pengertiannya dengan kata “model” yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti “model iklan” atau “foto model”. Mungkin hingga saat ini anda juga masih kebingungan atau bahkan tidak mengetahui pengertian model, teori dan hukum dari sudut pandang ilmu fisika. Oleh karena itu pada kesempatan ini GuruMuda ingin membantu anda untuk lebih memahami makna beberapa istilah tersebut.

Model

Ketika fisikawan ingin memahami suatu fenomena tertentu, mereka selalu menggunakan model. Dalam fisika, model adalah suatu analogi alias perbandingan mengenai suatu hal dengan sesuatu yang sudah kita ketahui dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, model juga merupakan sebuah bentuk sederhana dari suatu sistem yang sulit untuk dianalisis secara keseluruhan. Para fisikawan selalu menggunakan perbandingan mengenai suatu hal atau fenomena yang rumit tersebut dengan sesuatu yang kita kenal dalam kehidupan sehari-hari.

Misalnya model gelombang cahaya. Dalam kenyataannya cahaya bersifat sebagai gelombang dan hal ini telah dibuktikan melalui eksperimen di laboratorium. Walaupun demikian, cahaya yang kita lihat langsung dengan mata tidak menunjukkan bentuk sebagai gelombang. Untuk mengatasi hal ini, para fisikawan menggunakan analogi alias perbandingan gelombang cahaya dengan gelombang air, karena kita sudah mengetahui dan sering melihat gelombang air. Jadi kita bisa membayangkan bahwa cahaya seolah-olah terbuat dari gelombang-gelombang, karena dalam berbagai eksperimen di laboratorium para fisikawan mengamati bahwa cahaya juga berprilaku sebagai gelombang.

Selain contoh model gelombang cahaya, ada juga contoh lain yaitu model partikel. Misalnya kita menganalisis bola yang melakukan gerak parabola di udara. Dalam kenyataannya, bola tersebut tidak benar-benar bulat, tetapi ada lapisan-lapisan di kulitnya (anda dapat mengamati bola sepak). Ketika bergerak di udara, gerakan bola tersebut dihambat oleh gesekan udara dan dipengaruhi oleh tiupan angin. Berat bola juga selalu berubah-ubah, sesuai dengan ketinggiannya dari permukaan bumi dan bumi juga sedang berotasi. Apabila kita memasukan semua hal itu dalam perhitungan maka akan menjadi persoalan yang sangat rumit. Oleh karena itu kita menganggap bola sebagai obyek atau partikel, di mana gerakannya seolah-olah dalam ruang hampa (gesekan udara diabaikan), beratnya dianggap tetap alias tidak berubah, dan rotasi bumi juga kita abaikan. Sekarang kita dengan mudah menganalisis gerakan bola menggunakan model ini. Walaupun banyak hal diabaikan dalam model di atas, tidak berarti kita juga mengabaikan semua hal yang mempengaruhi gerakan bola. Dalam menganalisis gerak parabola yang dilaukan bola, kita tidak bisa mengabaikan gravitasi yang membuat gerakan bola berbentuk parabola. jadi intinya, model yang kita pilih harus difokuskan aspek penting yang ingin kita analisis. Model yang baru dijelaskan secara panjang lebar ini dikenal dengan julukan model ideal. Tujuan adanya model adalah memberikan kita gambaran atau pendekatan.

Teori

Makhluk apakah teori itu ? jika anda pernah mendengar nama eyang Einstein maka anda mungkin mengetahui salah satu teorinya yang luar biasa, yakni teori relativitas khusus. Mengapa disebut teori, bukan model ? apakah perbedaan antara teori dengan model ?

Model relatif lebih sederhana dan mempunyai kesamaaan struktur dengan fenomena yang dipelajari, sedangkan teori lebih luas, lebih mendetail dan memberikan ramalan yang dapat diuji dan sering hasil pengujian memiliki ketepatan yang tinggi. Terkadang karena sebuah model dikembangkan dan mempunyai cakupan fenomena yang lebih luas maka dapat disebut sebagai teori. Contohnya dalah teori gelombang cahaya dan teori atom.

Hukum

Bagaimanakah dengan hukum, misalnya Hukum I Newton ?

Hukum merupakan pernyataan yang singkat tapi bersifat umum dalam menjelaskan perilaku alam. Terkadang pernyataan itu membentuk suatu persamaan atau hubungan, misalnya Hukum II Newton. Suatu pernyataan disebut hukum jika secara eksperimental berlaku secara luas. Hukum-hukum ilmiah bersifat deskriptif; menjelsakan bagaimana alam berprilaku, tidak menjelsakan bagaimana alam harus berprilaku. Berbeda dengan hukum politik yang preskriptif, di mana menjelaskan bagaimana manusia harus beprilaku. Suatu pernyataan disebut hukum jika validitasnya telah teruji secara luas. Walaupun demikian, jika terdapat informasi-informasi baru yang muncul maka hukum-hukum tertentu harus disesuaikan, bahkan harus dilenyapkan.

Prinsip

Jika hukum mempunyai cakupan yang luas, maka prinsip mempunyai cakupan yang terbatas, misalnya prinsip Archimedes atau prinsip Pascal. Prinsip dan hukum memiliki kemiripan, hanya pernyataan sebuah prinsip kurang umum, sedangkan pernyataan yang dikategorikan ke dalam hukum memiliki cakupan yang luas.

 

 

Referensi

Giancoli, Douglas C., 2001, Fisika Jilid I (terjemahan), Jakarta : Penerbit Erlangga

Young, Hugh D. & Freedman, Roger A., 2002, Fisika Universitas (terjemahan), Jakarta : Penerbit Erlangga


1. KONSUMSI

Apa yang dimaksud dengan Konsumsi?
Dilihat dari arti Ekonomi, konsumsi adalah setiap tindakan untuk mengurangi atau menghabiskan guna ekonomi suatu benda. Contoh: memakan makanan, memakai baju, mengendarai sepeda motor, menempati rumah.

Mengapa    Manusia     Mengkonsumsi     sesuatu?
Tujuan dari konsumsi adalah untuk memenuhi kebutuhan manusia dan memperoleh kepuasan dari pemenuhan tersebut. Sedangkan orang, badan usaha, atau organisasi yang memakai, menggunakan, mengurangi atau menghabiskan guna ekonomi suatu benda disebut sebagai konsumen.

Teori  Konsumsi
Setiap orang atau keluarga mempunyai skala kebutuhan yang dipengaruhi oleh pendapatan. Kondisi pendapatan seseorang akan mempengaruhi tingkat konsumsinya. Makin tinggi pendapatan, makin banyak jumlah barang yang dikonsumsi. Sebaliknya, makin sedikit pendapatan, makin berkurang jumlah barang yang dikonsumsi. Bila konsumsi ingin ditingkatkan sedangkan pendapatan tetap, terpaksa tabungan digunakan akibatnya tabungan berkurang.
Dapat dicontohkan, misalnya seorang siswa diberikan uang saku oleh orang tuanya sebulan Rp. 100.000. Dia harus bisa mengatur keuangan tersebut agar cukup untuk satu bulan, mulai untuk uang transport, untuk jajan, membeli alat-alat tulis dan menyisihkan untuk menabung, diluar dari uang sekolah tentunya. Bila ternyata suatu ketika uang yang Rp. 100.000 tersebut tidak cukup, maka ia dapat menggunakan tabungannya untuk memenuhi keperluannya yang masih kurang.
Demikian pula kemampuan untuk investasi, bila tingkat bunga tinggi masyarakat terdorong untuk lebih banyak menabung dan mengurangi konsumsi. Sebaliknya, bila tingkat bunga rendah orang lebih cenderung menaikkan konsumsi.
Contoh sederhananya, pada saat terjadi krisis moneter tahun 1999 orang berlomba-lomba untuk menarik uangnya dari bank dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Untuk mengatasi hal ini pemerintah mengeluarkan kebijakan dengan menaikkan nilai suku bunga bank dengan harapan orang akan tergoda untuk menabungkan kembali uangnya ke bank karena tingkat suku bunga yang besar.

Apa yang dimaksud dengan Perilaku Konsumen?
Perilaku permintaan konsumen terhadap barang dan jasa akan dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya: pendapatan, selera konsumen, dan harga barang, disaat kondisi yang lain tidak berubah (ceteris paribus). Perilaku konsumen ini didasarkan pada Teori Perilaku Konsumen yang menjelaskan bagaimana seseorang dengan pendapatan yang diperolehnya, dapat membeli berbagai barang dan jasa sehingga tercapai kepuasan tertentu sesuai dengan apa yang diharapkannya.

 

2. MANFAAT DAN NILAI  DARI SUATU BARANG

Apa yang dimaksud dengan Manfaat dan Nilai  dari Suatu barang?
Manfaat dari suatu barang adalah kemampuan dari barang itu untuk memenuhi atau memuaskan kebutuhan manusia. Manfaat suatu barang dapat bersifat subjektif, artinya bergantung pada orang yang membutuhkannya dan hanya dapat diukur dengan menggunakan tingkat intensitas kebutuhan yang dapat dipenuhi oleh barang itu.
Contohnya: Buku dan alat-alat tulis memiliki tingkat intensitas yang tinggi bila dilihat dari sudut pandang seorang pelajar, bila dibandingkan dengan petani maka petani akan menilai buku dan alat-alat tulis tersebut kurang bermanfaat dan lebih bermanfaat cangkul, pupuk dan alat-alat pertanian lainnya.

Suatu Barang akan terasa manfaatnya apabila:

1.     Sudah diubah bentuknya. misalnya: rotan di hutan akan lebih bermanfaat bila sudah dirubah bentuk menjadi kursi, meja, lemari.

2.    Sudah dipindahkan tempatnya. misalnya: batu di gunung, pasir dipantai akan lebih bermanfaat bila sudah dipindahkan ke tempat-tempat     pembangunan.

3.    Sesuai waktu penggunaannya.  misalnya: jas hujan dan payung akan lebih bermanfaat bila digunakan pada musim hujan.

4.    Sudah berpindah kepemilikan. misalnya: rumah akan bertambah nilai kegunaannya bila sudah dibeli dan dimiliki.

Apabila dibuatkan suatu skema secara sederhana, maka nilai suatu barang dapat terbagi sebagai berikut:

Berikut ini adalah pengertian dari nilai suatu barang:

Nilai Pakai adalah kemampuan suatu barang atau jasa yang dipakai untuk memenuhi kebutuhan.

Nilai Pakai Objektif adalah kemampuan suatu barang atau jasa untuk memuaskan atau memenuhi kebutuhan manusia.
(misal: pakaian, perhiasan)

Nilai Pakai Subjektif adalah suatu arti yang diberikan oleh seseorang atas suatu barang / jasa tertentu sesuai kemampuan barang itu dalam memenuhi kebutuhannya.
(misal: buku pelajaran memiliki arti yang berguna bagi  pelajar)

Nilai Tukar adalah kemampuan suatu barang untuk dapat dipertukarkan dengan barang lain.

Nilai Tukar Objektif adalah kemampuan suatu barang untuk dapat ditukarkan dengan barang lain, nilai tukar objektif ditentukan oleh adanya hubungan tukar-menukar.
Misalnya dalam membuat suatu barang yang diperlukan konsumen (sebut saja untuk membuat tas atau sepatu dari kulit) seorang produsen membuatnya berdasarkan apa yang diperlukan/diminta oleh konsumen, bukan untuk keperluan pribadi, jadi produsen menilai barang berdasarkan nilai tukar.

Nilai Tukar Subjektif adalah arti yang diberikan oleh seseorang terhadap suatu barang berdasarkan kesanggupan barang tersebut untuk dipertukarkan.
Misalnya si Ani sebagai konsumen  mengatakan harga kemeja Rp.198.000, maka yang dimaksud adalah nilai tukar objektifnya. Tetapi bila si Ani adalah seorang produsen, maka dia melihatnya sebagai nilai tukar subjektif, karena ada faktor yang mempengaruhi, diantaranya:
– biaya pembuatan dan biaya lain dari barang tersebut
– persaingan dengan produsen kemeja lain
Di lain pihak, bila si Ani adalah seorang pedagang, maka ia akan menilai barang tersebut berdasarkan biaya yang akan dikeluarkan.

 

3. POLA HIDUP HEMAT

Apa yang dimaksud dengan “pola hidup hemat”?
Gerakan pola hidup hemat dan bersahaja selalu diperbincangkan. Yang dimaksud dengan pola hidup hemat berarti gaya hidup yang tidak boros dan tidak berlebihan.
Dapat dicontohkan seorang ibu yang pergi berbelanja dengan membawa daftar belanja, maka ia akan berbelanja sesuai dengan kebutuhan. Lain halnya bila seorang ibu yang pergi belanja tanpa daftar belanja, maka ia akan berbelanja diluar yang dibutuhkan, dan ini biasanya akan menimbulkan pemborosan.

Berbicara mengenai Pola Hidup Hemat, berikut ini terdapat beberapa pengertian dan contoh dari kegiatan yang tidak melakukan pemborosan

  1. HEMAT berarti hati-hati dalam membelanjakan uang, tidak boros, disesuaikan dengan pendapatan dan kemampuan.
  2. BERSAHAJA artinya setelah berusaha sekuat tenaga, menerima apa yang dianugrahkan Tuhan.
  3. SEDERHANA artinya apa adanya dan tidak berlebih-lebihan, hidup sederhana bukan berarti hidup miskin.
  4. Pulang sekolah sedapat mungkin membantu orang tua, baik bekerja di sawah, di ladang, di toko, di perternakan, dsb.
  5. Biasakan untuk menabung dari pendapatan (uang saku) yang diterima
  6. Berusahalah untuk memperoleh pendapatan tanpa mengganggu pelajaran. Misalnya bekerja paruh waktu atau memulai suatu wirausaha kecil dari hasil karya sendiri (kerajinan tangan, membuat kue, menggambar)

 

4.  PRODUKSI

Apa yang dimaksud dengan Pengertian Produksi?

Pengertian produksi dapat diartikan sebagai usaha untuk menciptakan atau menambah fedah ekonomi suatu benda dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Sedangkan orang, badan usaha, atau organisasi yang menghasilkan barang dan jasa disebut produsen.
Contoh sederhana dari kegiatan produksi  adalah produksi ikan asin. Di mana kegiatan produksi ikan asin dimulai dari menangkap ikan, menjemur ikan, pengasinan ikan, sampai dengan mengangkut dan memperdagangkan ikan. Contoh lain dari kegiatan produksi  seperti pekerjaan akuntan, pekerjaan guru, dokter, penasehat hukum.

Apa Tujuan Yang hendak dicapai dari Produksi?

Tujuan dari produksi adalah untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam usaha mencapai kemakmuran. Kemakmuran akan tercapai bila konsumen memiliki daya beli yang cukup tinggi dan barang/jasa yang diperlukan tersedia cukup untuk memenuhi kebutuhan.

Bagaimana Proses Produksi berlangsung?

Di dalam suatu proses produksi ada hal-hal yang harus diperhatikan, diantaranya:

  • komposisi input yang bagaimana yang harus digunakan? bagaimana proses produksi berlangsung agar tingkat produksi maksimal?
  • komposisi input yang bagaimana yang harus digunakan? bagaimana proses produksi dilaksanakan agar biaya produksi serendah mungkin?

 

Input Proses Produksi meliputi apa saja?

Input dari proses produksi mencakup Faktor-faktor Produksi, di mana pembagian dari faktor-faktor produksi dapat ditampilkan dalam bagan di bawah ini:

Faktor produksi asli adalah faktor produksi yang tidak dapat diperbaharui dan sudah tersedia.

Faktor produksi turunan adalah hasil penggabungan dari faktor produksi asli yang merupakan perkembangan kebudayaan dan pengetahuan manusia.

Jenis Produksi

Dari beberapa jenis kegiatan produksi terbagi atas beberapa bidang usaha, tingkatan produksi dan sudut pentahapannya, ini dapat dilihat dalam skema berikut ini:

Apa yang dimaksud dengan Teori Produksi?

Yang dimaksud dengan teori produksi adalah teori yang menjelaskan hubungan antara tingkat produksi dengan jumlah faktor-faktor produksi dan hasil penjualan outputnya.
Di dalam menganalisis teori produksi, kita mengenal 2 hal:

  1. produksi jangka pendek, yaitu bila sebagian faktor produksi jumlahnya tetap dan yang lainnya berubah (misalnya jumlah modal tetap, sedangkan tenaga kerja berubah).
  2. produksi jangka panjang, yaitu semua faktor produksi dapat berubah dan ditambah sesuai kebutuhan.

Apa yang dimaksud dengan Teori nilai guna yang makin menurun?

Di dalam teori produksi jangka pendek dikenal hukum hasil lebih yang semakin berkurang (the law of diminishing marginal return), yaitu bila jumlah tenaga kerja ditambah terus sedangkan lahan pertanian tidak bertambah, pada tahap awal nilai tambah produksinya mengalami kenaikan tetapi pada tahap akhir nilai tambahan produksinya mencapai negatif.
Contoh: Seorang petani memiliki 1 ha lahan pertanian, pada awalnya ia mengerjakannya sendiri. Karena ia mempunyai 2 orang anak, maka lahan yang dia miliki dia bagi dengan anak-anaknya. Jumlah pekerja yang mengerjakan lahan itu memang bertambah, tetapi hasil yang diperolehpun harus dibagi dengan ke-2 anaknya itu. Demikian seterusnya, bila si anak memiliki anak lagi (yang berarti cucunya), maka harus berbagi lagi dengan cucunya, begitu seterusnya.

Contoh Tabel produksi jangka pendek bidang pertanian

Tenaga Kerja (L) Produk Total (TP) Produk Rata2 (AP) Produk Marginal (MP) Tahap Produksi
1 4 4  
2 10 5 6  
3 21 7 11 Tahap Awal
4 28 7 7  
5 34 6 4/5 6  
6 39 6 ½ 5 Tahap Kedua
7 39 5 4/7 0  
8 36 4 ½ -3  
9 31 3 4/9 -5 Tahap Ketiga

L   = labour, jumlah tenaga kerja
TP = total product, jumlah hasil produksi
AP = average product, hasil produksi rata-rata
MP = marginal product, hasil produksi marginal

Dari data tabel di atas dapat dibuatkan grafiknya sebagai berikut:

 

PERAN DAN TUJUAN PENGUSAHA

Apa Peran dan Tujuan  dari Pengusaha?
Pada dasarnya pengusaha memiliki peran penting dalam kegiatan produksi dan distribusi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat berupa penyediaan barang dan jasa yang mencukupi semua kebutuhan, baik sandang, pangan, papan, pendidikan, kesehatan, maupun hiburan. Sedangkan tujuan yang ingin dicapai oleh pengusaha pada umumnya adalah bagaimana mencapai keuntungan yang maksimal.Misalnya, seorang pengusaha berusaha memenuhi kebutuhan konsumsi gula pasir yang dibutuhkan konsumen. Maka ia berusaha memasok kebutuhan gula bagi konsumen dengan memproduksi sesuai kebutuhan konsumen dan berusaha untuk mendapatkan bahan baku gula (tebu) dari petani-petani tebu dengan harga yang relatif lebih murah, dengan tujuan untuk menekan biaya produksi dan mendapatkan keuntungan.

Apa saja perilaku pengusaha yang menguntungkan masyarakat?
Berikut ini beberapa perilaku pengusaha yang mengutungkan masyarakat:

  1. Memiliki keahlian pengusaha, berperilaku profesional sehingga mampu menciptakan hasil produksi yang sesuai dengan kebutuhan dan daya beli masyarakat.
  2. Mampu meningkatkan produksi dengan menentukan komposisi faktor-faktor produksi yang dapat meminimumkan biaya.
  3. Berusaha dan mampu memperoleh keuntungan maksimal yang digunakan antara lain untuk meningkatkan dan masyarakat di sekitar perusahaan.
  4. Menggunakan keuntungan perusahaan untuk memperluas usaha.
  5. Patuh membayar pajak
  6. Mampu mengolah limbah perusahaan, sehingga tidak menimbulkan pencemaran.

Apa saja perilaku Pengusaha yang merugikan masyarakat?
Berikut ini beberapa perilaku pengusaha yang merugikan masyarakat:

  1. Tidak memiliki keahlian pengusaha
  2. Fungsi-fungsi pengusaha, seperti penerapan fungsi manajemen planning, organizing, actuating and controlling tidak efektif dan terjadi pemborosan.
  3. Biaya produksi lebih besar dari hasil penjualan, sehingga perusahaan menderita kerugian
  4. Pajak tidak dibayar
  5. Perolehan kredit dari bank tidak digunakan untuk menyehatkan perusahaan, tetapi digunakan untuk kepentingan pribadi.
  6. Limbah industri perusahaan mencemari sungai dan udara sekitarnya.

 

Pasar Uang

Pengantar

Tentu Anda pernah mendengar Bursa/Pasar Uang. Tahukah Anda apa yang dimaksud dengan pasar uang? Produk apa saja yang diperjualbelikan di pasar uang dan siapa pelaku yang terlibat di dalamnya? Di pasar uang diperjualbelikan instrumen kredit jangka pendek. Kredit yang dimaksud bisa berupa kredit harian (On Call), kredit bulanan (Prolongasi) maupun kredit tiga bulanan (Belening). Oleh karena kredit yang diperjualbelikan kurang dari satu tahun, maka disebut kredit jangka pendek. Adapun jenis instrumen pada pasar uang antara lain SBI, SBPU, SUN, repurchase Agreement dan lain-lain. Sedangkan para pelaku pasar uang diantaranya: Perusahaan bank, perusahaan asuransi dan perusahaan keuangan non bank lainnya.

Definisi Pasar Uang

Pasar uang adalah suatu kelompok pasar dimana instrumen kredit jangka pendek, yang umumnya berkualitas tinggi diperjualbelikan. Fungsi pasar uang sebagai sarana alternatif bagi lembaga-lembaga keuangan, perusahaan-perusahaan non keuangan untuk memenuhi kebutuhan dana jangka pendek maupun untuk menempatkan dana atas kelebihan likuiditasnya

Ciri-ciri Pasar Uang

  1. Menekankan pada pemenuhan dana jangka pendek.
  2. Mekanisme pasar uang ditekankan untuk mempertemukan pihak yang mempunyai kelebihan dana dan yang membutuhkan dana.
  3. Tidak terikat pada tempat tertentu seperti halnya pasar modal.

Pelaku Pasar Uang

  1. Bank
  2. Yayasan
  3. Dana Pensiun
  4. Perusahaan Asuransi
  5. Perusahaan-perusahaan besar
  6. Lembaga Pemerintah
  7. Lembaga Keuangan lain
  8. Individu Masyarakat

Sumber Dana dan Jenis Instrumen Pasar Uang

Sumber Dana dan Jenis Dana Pasar

Nasabah menyimpan uang di bank

2.1 Sumber Dana Pasar Uang

  • Dana masyarakat umum
  • Kelebihan kas BUMN
  • Kelebihan kas bank-bank pemerintah dan swasta
  • Kelebihan kas perusahaan dagang, industri dan jasa
  • Kelebihan kas lembaga keuangan bukan bank (LKBB)

2.2 Jenis-jenis Instrumen Pasar Uang

  1. Sertifikat Bank Indonesia (SBI)
    SBI adalah surat berharga yang diterbitkan oleh BI sebagai pengakuan hutang yang berjangka waktu pendek dan diperjual belikan dengan diskonto.
  2. Surat Berharga Pasar Uang (SBPU)
    SBPU adalah surat berharga yang diperjualbelikan secara diskonto dengan BI atau lembaga lainnya yang ditunjuk sebagai pelaksanannya.
  3. Sertifikat Deposito
    Sertifikat Deposito adalah deposito berjangka dimana bukti simpananya dapat diperjual belikan.
  4. Call Money
    Call Money adalah pinjaman singkat antar bank yang sewaktu-waktu dapat ditarik dengan jangka waktu berkisar antara 1 hari s/d 1 minggu.
  5. Commercial Paper
    Commercial Paper adalah surat utang tanpa jaminan dengan jangka waktu 2 hari s/d 270 hari.
  6. Repurchase Agreement
    Repurchase Agreement adalah penjualan suatu surat berharga disertai komitmen dari penjual bahwa penjual akan membeli kembali surat berharga tersebut pada waktu dan harga tertentu.
  7. Treasury Bills
    Treasury Bills adalah surat utang yang diterbitkan oleh negara dengan jangka waktu 90 hari – 1 tahun
  8. Promissory Notes
    Promissory Notes adalah surat sanggup bayar yang membuktikan adanya utang piutang jangka pendek antara kreditur dan debitur.

Kelebihan dan Kelemahan Pasar Uang

3.1 Kelebihan Pasar Uang

  • Sarana untuk mencari pinjaman dana jangka pendek bagi perusahaan yang mengalami kesulitan likuiditas.
  • Sarana untuk menempatkan kelebihan dana yang dimiliki oleh badan usaha

3.2 Kelemahan/Risiko Pasar Uang

  • Risiko pasar
    Terjadi karena turunnya harga suatu instrumen pasar uang dikarenakan tingkat suku bunga naik sehinnga investor mengalami kerugian.
  • Risiko gagal bayar
    Terjadi karena debitur tidak dapat memenuhi kewajiban bayar kepada kreditur.
  • Risiko inflasi
    Terjadi karena naiknya harga barang / jasa sehingga daya beli menurun atas pendapatan yang diterima dari pinjaman yang diberikan.
  • Risiko nilai tukar
    Terjadi karena adanya perubahan tidak menguntungkan terhadap kurs mata uang asing.

Pasar Oligopoli

Konsep Pasar Oligopoli

Pasar semen di Indonesia dapat digolongkan ke dalam pasar oligopoli, hal ini dikarenakan produksi semen di Indonesia hanya dikuasai oleh beberapa perusahaan saja, diantaranya adalah Semen Cibinong, Indocement, Holcim, Semen Padang dan Semen Gresik

Apabila kita membedakan pasar berdasarkan strukturnya, maka pasar dapat dikelompokan menjadi 2 macam, yaitu :

Pasar persaingan tidak sempurna kemudian dikelompokkan lagi menjadi beberapa macam, salah satu diantaranya adalah pasar oligopoli. Pasar oligopoli merupakan suatu bentuk pasar dimana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa penjual atau perusahaan.

Untuk dapat membedakan pasar oligopoli dengan pasar lainnya, kita dapat melihatnya berdasarkan ciri-ciri berikut :

  1. Terdapat banyak pembeli di pasar
  2. Hanya terdapat beberapa penjual dalam pasar
  3. Produk yang dijual bisa bersifat identik, namun bisa pula berbeda dengan kualitas standar yang telah ditentukan
  4. Adanya hambatan untuk memasuki pasar bagi pesaing baru
  5. Adanya saling ketergantungan antar perusahaan (produsen)
  6. Penggunaan iklan sangat intensif

Di Indonesia pasar oligopoli dapat dengan mudah kita jumpai, misalnya pada pasar semen, pasar layanan operator selular, pasar otomotif serta pasar yang bergerak dalam industri berat.

Produk layanan dari operator selular GSM dan CDMA di Indonesia, dapat dikelompokkan ke dalam pasar oligopoli

Jenis-jenis pasar Oligopoli

Berdasarkan produk yang diperdagangkan, pasar oligopoli dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu :

  1. Pasar oligopoli murni (pure oligopoly)
    Ini merupakan praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan merupakan barang yang bersifat identik, misalnya praktek oligopoli pada produk air mineral dalam kemasan atau semen.
  2. Pasar oligopoli dengan pembedaan (differentiated oligopoly)
    Pasar ini merupakan suatu bentuk praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan dapat dibedakan, misalnya pasar sepeda motor di Indonesia yang dikuasai oleh beberapa merek terkenal seperti Honda, Yamaha dan Suzuki

Produk-produk air mineral dalam kemasan merupakan salah satu contoh bentuk praktek pasar oligopoli murni, sebab produk yang ditawarkan merupakan barang yang bersifat identik.

Kebijakan mangatur oligopoli

Pada prakteknya, pasar oligopoli memiliki kebaikan sebagai berikut :

  1. Adanya efisiensi dalam menjalankan kegiatan produksi
  2. Persaingan di antara perusahaan akan memberikan keuntungan bagi konsumen dalam hal harga dan kualitas barang.

Selain menawarkan keuntungan, pasar oligopoli juga memiliki kelemahan, yaitu

  1. Dibutuhkan investasi dan modal yang besar untuk memasuki pasar, karena adanya skala ekonomis yang telah diciptakan perusahaan sehingga sulit bagi pesaing baru untuk masuk ke dalam pasar.
  2. Apabila terdapat perusahaan yang memiliki hak paten atas sebuah produk, maka tidak memungkinkan bagi perusahaan lain untuk memproduksi barang sejenis.
  3. Perusahaan yang telah memiliki pelanggan setia akan menyulitkan perusahaan lain untuk menyainginya
  4. Adanya hambatan jangka panjang seperti pemberian hak waralaba oleh pemerintah sehingga perusahaan lain tidak bisa memasuki pasar
  5. Adanya kemungkinan terjadinya kolusi antara perusahaan di pasar yang dapat membentuk monopoli atau kartel yang merugikan masyarakat
    Kartel adalah kelompok produsen independen yang bertujuan menetapkan harga, untuk membatasi suplai dan kompetisi.

Guna menghindari dampak buruk yang mungkin ditimbulkan oleh pasar oligopoli, maka pemerintah dapat membuat kebijakan sebagai berikut :

  1. Memberikan aturan kemudahan bagi perusahaan baru untuk masuk ke dalam pasar dan ikut menciptakan persaingan, seperti masuknya Petronas dan Shell
  2. Memberlakukan undang-undang anti kerjasama antar produsen, yaitu dengan diberlakukannya UU anti monopoli No. 5 Tahun 1999

Untuk mengawasi persaingan usaha di Indonesia, pemerintah telah membentuk satu badan independen yaitu Komisi Pengawas Persaingan Usaha yang disingkat dengan KPPU. Dengan adanya KPPU diharapkan dampak negatif dari oligopoli dapat dihindari.

Masuknya Petronas dan Shell membuat praktek monopoli penjualan BBM di Indonesia berakhir. Pertamina kini memiliki pesaing, untuk mempertahankan pasarnya Pertamina harus dapat meningkatkan daya saing dengan melakukan inovasi, efiensi dan efektivitas dalam kegiatan usahanya.

 

Monopolistik

Konsep Pasar Monopolistik

Berdasarkan strukturnya, pasar monopolistik termasuk ke dalam pasar persaingan tidak sempurna.

Pasar monopolistik merupakan suatu struktur pasar dimana terdapat banyak produsen yang menawarkan produk serupa, namun memiliki perbedaan dalam beberapa aspek.
Pasar monopolistik biasanya dapat kita jumpai dalam pasar obat-obatan, pasar barang ritel, seperti sabun, shampoo, pasta gigi, kosmetik dan sebagainya.
Pasar kosmetik merupakan contoh pasar monopolistik. Di Indonesia, pasar ini dikuasai oleh beberapa produsen seperti sari ayu dan mustika ratu.

Karakter Pasar Monopolistik

Pasar Monopolistik memiliki ciri-ciri yang melekat , yaitu :

    1. Terdapat banyak produsen atau penjual. Meskipun demikian, pasar ini tidak memiliki produsen atau penjual sebanyak pasar persaingan sempurna dan tidak ada satu pun produsen yang mempunyai skala produksi yang lebih besar dari produsen lainnya.
    2. Adanya Diferensiasi Produk. Pasar ini menawarkan produk yang cenderung sama, namun memiliki perbedaan-perbedaan khusus dengan produk lainnya, misalnya dari cara pengemasan, pelayanan yang diberikan dan cara pembayaran.
    3. Produsen Dapat mempengaruhi harga. Berbeda dengan Pasar Persaingan Sempurna, dimana harga terbentuk berdasarkan mekanisme pasar, maka pasar monopolistik dapat mempengaruhi harga meskipun tidak sebesar pasar oligopoli dan monopoli.
    4. Produsen dapat keluar masuk pasar. Hal ini dipengaruhi oleh laba ekonomis, saat produsen hanya sedikit di pasar maka laba ekonomisnya cukup tinggi. Ketika produsen semakin banyak dan laba ekonomis semakin kecil, maka pasar menjadi tidak menarik dan produsen dapat meninggalkan pasar.

Promosi penjualan harus aktif. Pada pasar ini harga bukan merupakan pendongkrak jumlah konsumen, melainkan kemampuan perusahaan menciptakan citra baik dimata konsumen, sehingga dapat menimbulkan fanatisme terhadap produk. Karenanya, iklan dan promosi memiliki peran penting dalam merebut dan mempertahankan konsumen.

Pasar monopolistik merupakan suatu struktur pasar yang berada di antara pasar persaingan sempurna dan pasar monopoli. Disebut demikian, karena pasar monopolistik menawarkan produk yang sejenis, namun memiliki beberapa perbedaan yang khusus.

Pasar ini juga memiliki produsen yang banyak, namun tidak sebanyak pasar persaingan sempurna. Pada pasar monopolistik tidak ada satu produsen pun yang menguasai pasar secara dominan, karena jumlah produsen di pasar banyak. Produsen dalam pasar monopolistik juga  memiliki kemampuan untuk mempengaruhi harga, walaupun tidak sebesar pada pasar monopoli atau oligopoli. Pasar monopolistik memiliki konsumen yang loyal, untuk mempertahankannya produsen dapat mempengaruhi konsumen dengan promosi.
Gambar ini merupakan contoh beberapa podusen yang bermain di pasar monopolistik :

 

Pasar Monopoli

Konsep Pasar Monopoli

Pasar monopoli timbul akibat adanya praktek monopoli, yaitu pemusatan kekuatan ekonomi oleh satu pelaku usaha/penjual yang mengakibatkan dikuasainya produksi dan atau pemasaran atas barang dan jasa tertentu sehingga menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan dapat merugikan kepentingan umum.
Berarti yang dimaksud dengan pasar monopoli adalah suatu bentuk hubungan antara permintaan dan penawaran yang dikuasai oleh satu pelaku ekonomi terhadap permintaan seluruh konsumen. Di dalam pasal 1 angka 1 UU Antimonopoli, monopoli didefinisikan suatu penguasaan atas produksi dan/atau pemasaran barang dan/atau atas penggunaan jasa tertentu oleh satu pelaku usaha atau satu kelompok usaha.
Walaupun di pasar monopoli penjual tidak memiliki saingan, belum tentu ia dapat memperoleh keuntungan yang besar, hal ini mungkin saja terjadi bila biaya produksi berada di atas harga pasar.

Sehingga kurva permintaan yang ada di monopoli sama dengan kurva permintaan pasar. Di mana pada kurva permintaan pasar, kurva penerimaan rata-rata (AR) dan kurva penerimaan marginal (MR) dapat ditentukan. Bagi perusahaan monopolis, kurva penerimaan marginal (MR) lebih rendah dari harga, karena penjual harus menurunkan harga dengan tujuan barangnya dapat terjual.

Pada saat sekarang perusahaan yang seratus persen bersifat monopoli jarang ditemui, mungkin hanya beberapa komoditi jasa seperti telepon, gas, air dan listrik yang benar-benar dikuasai oleh penjual tunggal (di Indonesia dipegang oleh perusahaan pemerintah). Tetapi merekapun harus menghadapi persaingan dari industri lain, dan untuk jangka panjang tidak ada perusahaan yang benar-benar bebas dari serangan pesaing, artinya kemungkinan pasar monopoli tidak akan ada lagi.

Pasar monopoli dapat dicirikan oleh beberapa hal berikut ini, diantaranya:

  1. Hanya terdapat satu penjual/produsen yang menguasai seluruh penawaran atas barang dan jasa tertentu
  2. Barang dan jasa yang dijual tidak memiliki substitusi yang dekat, artinya tidak ada barang yang dapat menggantikan fungsi dari barang tersebut. Contoh: tidak ada barang pengganti yang bersamaan sifatnya dengan listrik, yang ada hanya barang pengganti yang berbeda sifatnya seperti gas.
  3. Pasar/bidang usaha tidak dapat dimasuki oleh pihak lain
  4. Penentuan harga dilakukan dan dikuasai oleh perusahaan, maka perusahaan monopoli disebut sebagai perusahaan penentu harga (price setter).

Timbulnya Monopoli

Hal-hal dapat menimbulkan monopoli diantaranya:

  1. Monopoli negara yang ditetapkan oleh pemerintah, misalnya: PLN, PAM, Telkom
  2. Di kalangan usaha swasta:
    1. karena kekuatan modal, misalnya: pabrik baja, pabrik mobil, pertamina
    2. karena kerja sama dengan beberapa perusahaan dengan maksud untuk menguasai pasar dan menghilangkan persaingan, misalnya: kartel, trust, sindikat.
    3. Karena diberikan kedudukan monopoli oleh undang-undang, misalnya: hak merek, hak cipta, franchise.
    4. Karena keterbatasan pasar (keindahan alam, keahlian istimewa, misalnya: pemandangan yang indah, seniman.

Secara historis hanya ada satu produsen dalam industri.
Pemerintah dalam batasan yuridis (UU) seringkali membatasi persaingan pada beberapa industri tertentu, seperti:

  1. Pemberian hak paten. Hak ini diberikan kepada seorang penemu berupa hak eksklusif (monopoli) penggunaan produk atau proses yang dipatenkan. Contoh: perusahaan kamera Polaroid memegang monopoli absolut terhadap pasar kamera langsung jadi selama belasan tahun.
  2. Pemberian monopoli franchise (hak menjual) kepada beberapa perusahaan, berupa ikatan kontrak (khususnya air bersih, listrik, gas alam, telpon). Aturan ini akan menguntungkan industri yang merupakan monopoli alamiah untuk barang dan jasa.
  3. Pembatasan impor, memiliki dasar pemikiran yang lemah, misalnya: suatu industri dapat mendukung persaingan sempurna, tetapi semua pemerintah di dunia menerapkan kuota tinggi kepada produsen luar negeri, akibatnya pasar di tiap negara menjadi kecil dan para produsen hanya dapat menjual barang di pasar domestik saja.

 

Akibat yang mungkin ditimbulkan dengan adanya pemberlakuan monopoli terhadap perekonomian, kita dapat melihat dari segi:

1. Segi Positif:

  • memotivasi penggunaan dan inovasi baru dari teknologi, dengan tujuan biaya per unit dapat ditekan sehingga keuntungan dapat ditingkatkan.
  • meningkatkan produksi secara masal dan meningkatkan produktivitas, sehingga status sebagai pemegang monopoli dapat dipertahankan.
  • kesejahteraan karyawan relatif lebih baik.
  • aktivitas dan kreativitas bagian penelitian dan pengembangan perusahaan lebih diperhatikan.

2. Segi Negatif

  • ketidakadilan, karena monopoli memperoleh keuntungan di atas keuntungan normal.
  • jumlah produksi ditentukan oleh monopolis sesuai dengan keuntungan yang ingin diperolehnya.
  • memproduksi output pada tingkat lebih rendah dari pada output kompetitif (yang sesuai dengan permintaan konsumen).
  • mengenakan harga lebih tinggi dari pada harga kompetitif.

terjadi eksploitasi monopolis terhadap pemilik faktor produksi dan konsumen.

Kebijakan Monopoli

Kebijakan pemerintah yang diberlakukan untuk mengatasi anti monopoli, diantaranya:

  • Membatasi ruang gerak monopolis dengan adanya campur tangan pemerintah dan penentuan harga maupun produksi.
  • Melakukan regulasi ekonomi terhadap monopoli bila kemunculannya tidak dapat dihindari lagi.
  • Kebijakan anti-trust yang berupaya mencegah monopolisasi atau penyalahgunaan antikompetitif, dengan mendirikan perusahaan tandingan yang mampu menyaingi monopolis.
  • Pengenaan pajak

Selain itu masalah larangan monopoli yang diatur dalam pasal 7 UU No. 5/1984 tentang perindustrian, dalam pasal tersebut pada intinya memberikan instruksi kepada pemerintah untuk:

  1. mewujudkan perkembangan industri yang lebih baik, secara sehat dan berhasil guna
  2. mengembangkan persaingan yang baik dan sehat serta mencegah persaingan yang tidak jujur.
  3. mencegah pemusatan atau penguasaan industri oleh satu kelompok atau perorangan dalam bentuk monopoli yang merugikan masyarakat.

Di dalam UU Antimonopoli ada ketentuan yang menggunakan kata-kata “dilarang” tetapi tidak otomatis dijatuhi hukuman, karena ada perbuatan melawan hukum yang dilakukan pelaku usaha yang bersifat rule of reason. Artinya, perlu penelitian lebih jauh apakah tindakan pelaku usaha tertentu dapat mengakibatkan praktik monopoli dan/atau persaingan usaha tidak sehat pada pasar yang bersangkutan. Contoh: perusahaan A dan B melakukan merjer, dengan tujuan meningkatkan kemampuan perusahaan berupa kemampuan keuangan, meningkatkan pangsa pasar maupun meningkatkan sinergi dan meningkatkan pelayanan terhadap konsumen. Perusahaan hasil merjer ini tidak dapat dilarang, jika perusahaan hasil merjer tidak mengakibatkan praktek monopoli atau persaingan usaha tidak sehat pada pasar yang bersangkutan.

 

 


Bioma Stepa (Padang Rumput) terbentang dari daerah tropika sampai ke daerah subtropika yang curah hujannya tidak cukup untuk perkembangan hutan. Bioma Stepa berbeda dengan Bioma Sabana. Perbedaan yang cukup antara Stepa dengan Sabana adalah :

Pada bioma Sabana merupakan padang rumput yang diselingi oleh kumpulan pepohonan besar, sedangkan pada bioma Stepa merupakan padang rumput yang tidak di selingi oleh kumpulan-kumpulan pepohonan, kalaupun ada hanya sedikit saja pepohonan yang ada.

Bioma Stepa : Padang rumput tanpa diselingi kumpulan pepohonan

Ciri -ciri bioma Stepa antara lain :

1. Curah hujan tidak teratur, antara 250 – 500 mm/tahun
2. Tanah pada umumnya tidak mampu menyimpan air yang disebabkan oleh rendahnya tingkat porositas tanah dan sistem penyaluran yang kurang baik sehingga menyebabkan rumput-rumput tumbuh dengan subur.
3. Beberapa jenis rumput mempunyai ketinggian hingga 3,5 m
4. Memiliki pohon yang khas, yaitu akasia
5. Wilayah persebaran bioma Stepa meliputi Afrika, Amerika Selatan, Amerika Serikat bagian barat, Argentina dan Australia.

Beberapa flora yang hidup di daerah bioma Stepa contohnya adalah pohon Akasia dan Semak Belukar.
Karena merupakan daerah padang rumput maka bioma ini bayak dihuni oleh beberapa herbifora dan karnifora, contohnya antara lain :


Keanekaragaman Hayati

a.    Keanekaragaman  Gen,  menunjukkan   adanya   variasi   gen   dalam   satu   spesies.  Contoh: keanekaragaman gen pada spesies kucing; kucing anggora, kucing Inggris, dan kucing siam.

b.    Keanekaragaman Spesies,  menunjukkan adanya variasi spesies dalam satu genus atau satu familia. Contoh: buah mangga, buah mangga, dan buah jambu.

c.    Keanekaragaman  Ekosistem,  menunjukkan   adanya   variasi   antara   ekosistem   yang   satu dengan   ekosistem   yang   lain.   Contoh:   ekosistem   terumbu   karang,   ekosistem   sungai,   dan ekosistem hutan.

Karakteristik   flora   Indonesia  dapat  dibedakan  menjadi  wilayah  bagian   Indonesia  barat  dan timur.

No. Kawasan Indonesia Barat Kawasan Indonesia Timur

1 Banyak jenis meranti-merantian Sedikit jenis meranti-merantian

2 Banyak berbagai jenis pohon nangka Tidak terdapat berbagai jenis pohon nangka

3 Banyak berbagai jenis rotan Tidak terdapat berbagai jenis rotan

4 Tidak ada hutan kayu putih Terdapat hutan kayu putih

5 Sedikit pohon jenis sagu Banyak pohon jenis sagu

Sedangkan  karakteristik  fauna  di  Indonesia  dapat  dibagi  menjadi  3 wilayah  berdasarkan  garis Wallace dan Weber.

1)   Fauna tipe Asiatis, dengan ciri-ciri berbadan besar, banyak jenis kera, dan ikan air tawar. Contoh: gajah Sumatera, badak bercula satu, dan babi hutan.

2)   Fauna tipe peralihan, dengan ciri-ciri merupakan  perpaduan dari fauna tipe Asiatis dan Australis. Contoh: anoa, komodo, dan kuskus.

3)   Fauna   tipe  Autralis,  dengan  ciri-ciri  berbadan  kecil  dan  banyak  hewan  marsupialia. Contoh: walabi, kanguru, dan burung pelikan Australia.

Binomial Nomenklatur

Binomial  nomenklatur  adalah  suatu  aturan  penulisan  nama  spesies.

Contoh  penulisan  nama spesies yang   tepat   menurut   binomial   nomenklatur:  Ornithorhynchus   anatinus  atau Ornithorhynchus anatinus.

Ornithorhynchus  merupakan  penunjuk  genus,   sedangkan  anatinus  merupakan  penunjuk spesies.

Klasifikasi Makhluk Hidup

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah mempermudah mempelajari makhluk hidup.

Urutan takson dalam klasifikasi makhluk hidup:

  1. Kingdom (Kerajaan)
  2. Phylum (untuk hewan)/ Divisio (untuk tumbuhan)
  3. Classis (Kelas)
  4. Ordo (Bangsa) umumnya diakhiri dengan -leso Familia (Suku) umumnya diakhiri dengan –eae
  5. Genus (Marga)
  6. Spesies (Jenis)

Sistem Klasifikasi Lima Kingdom Menurut Robert Whittaker

Monera, terdiri atas bakteri dan ganggang hijau-biru.

v Ciri-ciri Bakteri

a.    Prokariotik

b.    Dinding selnya mengandung peptidoglikan

c.    Reproduksi dengan membelah diri (amitosis)

d.    Memiliki plasmid

e.    Mampu membentuk endospora jika kondisi lingkungan tidak baik

v Ciri-Ciri Ganggang hijau-biru

a.    Uniseluler dan multiseluler

b.    Memiliki pigmen fikosianin

c.    Memiliki klorofil

d.    Habitat umumnya di perairan

v Ciri-Ciri  Archaebacteria

a.    Prokariotik

b.    Dinding selnya tersusun dari protein

c.    Tidak mampu membentuk endospora

d.    Mampu hidup di lingkungan ekstrim

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri antara lain:

a.    Leptospirosis, disebabkan oleh Leptospira sp.

b.    Tetanus, disebabkan oleh Clostridium tetani

c.    TBC, disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis

d.    Lepra, disebabkan oleh Mycobacterium leprae

e.    Antaks pada sapi, disebabkan oleh Bacillus anthracis

f.     Difteri, disebabkan oleh Corynebacterium diphtheria

g.    Tifus, disebabkan oleh Rickettsiae prowazekii

Peran positif bakteri antara lain:

a.    Eschericia  coli,  berperan  sebagai  bakteri  pembusuk  sisa-sisa  makanan  di  usus  besar manusia.

b.    Acetobacter acetii, pembuatan asam cuka

c.    Acetobacter xylinum, pembuatan Nata de Coco

d.    Lactobacillus bulgaricus, pembuatan yoghurt

PROTISTA terdiri  atas

a.    protista  yang  menyerupai  jamur  (Oomycota dan  Myxomycota),

b.    protista yang menyerupai hewan (Protozoa),

c.    protista yang menyerupai tumbuhan (ganggang).

PROTOZOA, terdiri atas ciliata, rhizopoda, flagellata, dan sporozoa.

v Ciri-Ciri Ciliata (Ciliophora/Infusoria)

a)      Bergerak dengan menggunakan silia (rambut getar)

b)      Habitat di lingkungan berair

Contoh: Paramecium sp.

v Ciri-Ciri Rhizopoda (Sarcodina)

a)      Bergerak dengan pseudopodia (kaki semu)

b)      Mampu membentuk kista di kondisi lingkungan ekstrim

c)      Habitat di tempat lembab dan lingkungan berair

Contoh: Amoeba sp.

v Ciri-Ciri Flagellata (Mastigophora)

a)      Bergerak dengan flagellum (bulu cambuk)

Contoh: Trypanosoma

v Ciri-Ciri Sporozoa (Apicomplexa)

b)      Berbentuk seperti spora

c)      Tidak memiliki alat gerak

d)      Hidup secara parasit pada hewan atau manusia

Contoh: Plasmodium vivax

GANGGANG

terdiri  atas  :

a.    ganggang  hijau  (chlorophyta),

b.    ganggang  coklat  (phaeophyta),

c.    ganggang merah (rhodophyta), dan

d.    ganggang keemasan (chrysophyta).

v Ciri-Ciri Chlorophyta

a.    Pigmen dominan klorofil, yaitu klorofil a dan b

b.    Dinding sel mengandung selulosa

c.    Cadangan makanan disimpan dalam bentuk amilum

Contoh: Spirogyra dan Ulva

v Ciri-Ciri Phaeophyta

a.    Pigmen dominan fukosantin

b.    Dinding sel mengandung pektin dan algin

c.    Cadangan makanan disimpan dalam bentuk laminarin

d.    Contoh: Sargassum

v Ciri-Ciri Rhodophyta

a.    Pigmen dominan fikoeritrin

b.    Dinding sel mengandung selulosa dan pectin

c.    Cadangan makann berupa tepung florid

Contoh: Eucheuma spinosum

v Ciri-Ciri Chrysophyta

a.    Pigmen dominan santofil

b.    Dinding sel mengandung hemiselulosa

c.    Cadangan makann berupa leukosin

Contoh: Navicula

Peran ganggang dalam kehidupan adalah

a.    Chlorella, sebagai makanan bersuplemen

b.    Ganggang coklat, seperti Laminaria, sebagai pupuk dan makanan ternak.

c.    Ganggang merah, seperti Eucheuma dan Gelidium, sebagai bahan pembuat agar-agar

d.    Ganggang keemasan, misalnya diatom, sebagai bahan peledak.

FUNGI

terdiri atas Zygomycotina, Ascomycotina, Basidiomycotina, dan Deuteromycotina.

1.    Ciri-Ciri Zygomycotina

a)      Jamur multiseluler dengan hifa tak bersekat

b)      Alat reproduksi seksual zigosporangium

Contoh: Rhizopus

2.    Ciri-Ciri Ascomycotina

a)      Terdiri dari hifa bersekat dan berinti banyak

b)      Alat reproduksi seksual askus

Contoh: Saccharomyces cereviciae

3.    Ciri-Ciri Basidiomycotina

a)      Jamur multiseluler dengan hifa bersekat dan berinti

b)      Alat reproduksi basidiospora

c)      Contoh: jamur merang (Volvariella volcaveae)

4.    Deuteromycotina adalah  kelompok   jamur  yang  sudah  diidentifikasi  tetapi  belum  diketahui alat reproduksi seksualnya.

Daur Hidup Plasmodium

Ookinet Sporozoit-Gametosit-Oosit-Tropozoit-Merozoit-Nyamuk Manusia-Saluran pencernaan-kelenjar usus-merusak eritrosit(sporulasi)-kelenjar ludah-nyamuk

Peran fungi dalam kehidupan antara lain:

a)      Rhizopus oligsporus, berperan dalam pembuatan tempe

b)      Saccharomyces cereviciae, berperan sebagai ragi dalam pembuatan anggur dan roti.

c)      Neurospora sitophila, berperan dalam pembuatan oncom

d)      Penicillium notatum, sebagai penghasil antibiotikao Aspergillus wentii, untuk membuat kecap

e)      Aspergillus oryzae, untuk membuat sake dan kecap

f)       Jamur merang (Volvariella volvaceae) dan jamur kuping (Auricularia polytricha), untuk dikonsumsi

Plantae,  terdiri   atas   tumbuhan   tingkat   rendah   (Thallophyta)  dan   tubuhan   tingkat   tinggi (Tracheophyta).

Thallophyta  merupakan  kelompok   lumut   (Bryophyta).  Sedangkan  Tracheophyta   terdiri  atas kelompok paku-pakuan (Pteridophyta) dan tumbuhan berbiji (Spermatophyta).

Ciri-ciri Spermatophyta

a)      Organisme fotoautotrof

b)      Memiliki akar, batang, dan daun sejati

c)      Memiliki pembuluh angkut

d)      Alat reproduksinya berupa biji

Spermatophyta, dapat dikelompokkan menjadi

tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) dan tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae)

Tumbuhan berbiji tertutup dapat dikelompokkan kembali menjadi tumbuhan berkeping tunggal (Monocotyledonae) dan tumbuhan berkeping ganda (Dicotyledonae).

Animalia, terdiri dari hewan tidak bertulang belakang (Invertebrata) dan hewan bertulang belakang (Vertebrata). Daur hidup Obelia sp. Daur hidup Aurelia sp. Daur hidup Cacing Hati (Fasciola hepatica) dalam tubuh siput air Mirasidium Sporokista Redia Serkaria Telur Cacing hati dewasa Kista pada babi atau pada tumbuhan air manusia terutama selada air Daur hidup Cacing Pita (Taenia solium)

Embrio heksakan dinding usus babi Proglotid masak Sistiserkus otot lurik babi Cacing pita dewasa manusia

Vertebrata terdiri atas 5 kelas yaitu ikan (pisces), reptil (reptilia), burung (aves), amfibi (amphibia), dan mammalia.

Ciri-ciri Pisces

a.    Berdarah dingin

b.    Bernapas dengan insang

c.    Sistem peredaran darah tunggal dan tertutup dengan jantung 2 bilik

d.    Fertilisasi eksternal

e.    Ovipar

Ciri-ciri Reptilia

a.    Berdarah dingin

b.    Bernapas dengan paru-paru

c.    Sistem peredaran darah ganda dan tertutup dengan jantung 4 bilik

d.    Fertilisasi internal

e.    Umumnya ovipar, tapi ada juga yang ovovivipar

Ciri-ciri Aves

a.    Berdarah hangat

b.    Bernapas dengan paru-paru, dibantu pundi-pundi udara

c.    Sistem peredaran darah ganda dan tertutup dengan jantung 4 bilik

d.    Fertilisasi internal

e.    Ovipar

Ciri-ciri Amphibia

a.    Berdarah dingin

b.    Bernapas dengan insang, setelah dewasa bernapas dengan paru-paru

c.    Sistem peredaran darah ganda dan tertutup dengan jantung 3 bilik

d.    Fertilisasi eksternal

e.    Ovipar

f.     Mengalami metamorphosis

Ciri-ciri Mammalia

a.    Berdarah hangat

b.    Bernapas dengan paru-paru

c.    Sistem peredaran darah ganda dan tertutup dengan jantung 4 bilik

d.    Fertilisasi internal

e.    Vivipar

f.     Menyusui anaknya

Ciri-Ciri Tumbuhan lumut

  1. Organisme fotoautotrof
  2. Tidak memiliki akar, batang, dan daun sejati
  3. Tidak memiliki pembuluh angkut
  4. Mengalami metagenesis dengan fase dominan gametofit
  5. Lumut   gametofit   berbentuk   lembaran   (talus),   sedangkan   lumut   sporofit   berbentuk terompet memanjang atau kapsul panjang.

Ciri-Ciri Tumbuhan paku

  1. Organisme fotoautotrof
  2. Memiliki akar, batang, dan daun sejati
  3. Memiliki pembuluh angkut
  4. Mengalami metagenesis dengan fase dominan sporofit

VIRUS

Virus  dipertimbangkan   sebagai  bagian  dari  makhluk  hidup  karena  virus  hanya  mampu bereproduksi jika berada di dalam sel inang.

Ciri-ciri virus:

  1. Mikroskopiso Tubuh   terdiri  dari   selubung protein
  2. Hanya  memiliki   RNA   atau DNA saja
  3. Mampu   bereproduksi  hanya  di dalam sel inang
  4. Dapat dikristalkan

Virus  umumnya  bersifat  merugikan terhadap   kehidupan.   Beberapa penyakit yang disebabkan virus antara lain:

  1. Polio, disebabkan Poliovirus
  2. Cacar, disebabkan Measles virus
  3. Hepatitis, disebabkan Hepatitis virus
  4. Herpes, disebabkan Herpes simplex virus
  5. Ebola, disebabkan Ebola virus
  6. Influenza, disebabkan Influenza virus
  7. AIDS, disebabkan virus HIV (Human immunodeficiency virus)
  8. Flu burung, disebabkan virus H5N1
  9. Rabies, disebabkan Rhabdovirus
  10. Campak, disebabkan Mumps virus

PENCEMARAN LINGKUNGAN

Polusi   adalah  masuknya   polutan   ke   dalam   lingkungan   yang  menyebabkan   perubahan lingkungan yang tidak menguntungkan

Contoh polutan dan akibatnya terhadap lingkungan:

v CO2 menyebabkan efek rumah kaca

v Oksida  Nitrogen  dan  belerang  menyebabkan  hujan  asam  dan  gangguan   saluran pernapasano CFC menyebabkan penipisan lapisan ozon

Eutrofikasi adalah  perombakan  bahan  organik  yang  menyebabkan  habisnya  persediaan oksigen   dalam   air   dan   terjadi   penyuburan   air.

Eutrofikasi   dapat   disebabkan   karena penumpukan sampah, bangkai hewan dan daun-daunan di dalam air.

SUKSESI

Suksesi merupakan proses perkembangan suatu komunitas melalui tahap-tahap yang dapat diprediksi. Ada dua jenis suksesi, yaitu suksesi primer dan sekunder.

Suksesi primer adalah perubahan suatu ekosistem menjadi suatu ekosistem baru tanpa menyisakan komponen ekosistem awal.

Suksesi sekunder adalah pembentukan kembali suatu komunitas ke bentuk kondisi awal setelah sebelumya rusak.

NO SEL TUMBUHAN SEL HEWAN
1. Memiliki dinding sel Tidak memiliki dinding sel
2. Memiliki vakuola yang besar Memiliki vakuola kecil atau tidak sama sekali
3. Memiliki kloroplas Tidak memiliki kloroplas
4. Tidak memiliki sentrosom Memiliki sentrosom

Sel Sel adalah unit kehidupan terkecil dari makhluk hidup. Sel dibedakan menjadi sel eukariotik (memiliki membran inti) dan sel prokariotik (tidak memiliki membran inti). Sel eukariotik dibedakan menjadi sel tumbuhan dan sel hewan.

PERBEDAAN SEL TUMBUHAN & SEL HEWAN

Sel terdiri dari organ-organ kecil yang disebut organel. Organel-organel pada sel tumbuhan memiliki peranannya masing-masing di dalam sel. Organel-organel tersebut beserta fungsinya adalah sbb:

a)      Mitokondria, berperan dalam respirasi sel untuk menghasilkan energi

b)      Kloroplas, berperan dalam fotosintesis tumbuhan

c)      Sentriol, berperan dalam proses pembelahan sel

d)      Ribosom, berperan dalam sintesis protein

e)      RE kasar, berperan dalam sintesis protein

f)       RE halus, berperan dalam sintesis lipid, metabolisme karbohidrat, dan detoksifikasi

g)      Nukleus, berperan dalam mengatur metabolisme sel

h)      Badan golgi, berperan dalam sintesis protein

i)        Vakuola, berperan sebagai tempat cadangan makanan

TRANSPOR ZAT

Transpor zat dapat dibedakan menjadi transpor pasif dan aktif.

  1. Contoh transpor pasif adalah difusi dan osmosis.
  2. Contoh transpor aktif adalah endositosis dan eksositosis.

Difusi adalah transpor zat dari larutan konsentrasi tinggi (hipertonis) ke larutan konsentrasi rendah (hipotonis).

Osmosis adalah transpor zat dari larutan konsentrasi rendah (hipotonis) ke larutan konsentrasi tinggi (hipertonis). Osmosis dapat menyebabkan terjadinya peristiwa krenasi pada sel hewan dan plasmolisis pada sel tumbuhan jika kedua sel tersebut dimasukkan ke dalam larutan hipertonis.

Endositosis dan eksositosis adalah transpor makromolekul dengan membentuk lipatan pada membran plasma. Pada eksositosis, makromolekul dibawa keluar dari membran sel. Pada endositosis, makromolekul dibawa masuk dari membran sel.

Jaringan Hewan Jaringan Epitel

1.      Epitel pipih selapis : melapisi pembuluh darah kapiler dan jantung

2.      Epitel silindris selapis : melapisi jonjot usus, lambung, dan usus

3.      Jaringan Otot :

  1. OTOT LURIK : berciri berlurik-lurik dengan inti sel banyak di pinggir. Bersifat sadar dan mudah lelah,   Terdapat di rangka manusia.
  2. OTOT POLOS : berciri gelendong dengan inti sel di tengah. Bersifat tidak sadar dan tahan lelah. Terdapat di lambung, usus, dan pembuluh darah.
  3. OTOT JANTUNG : berciri berlurik-lurik dengan inti sel di tengah. Bersifat tidak sadar dan tahan lelah. Terdapat di jantung

SENDI

Sendi merupakan hubungan antar tulang (ARTIKULASI) sehingga tulang mampu digerakkan. Ada tiga jenis Artikulasi yaitu :

  1. diartrosis (persendian yang memungkinkan gerak sangat bebas)
  2. amfiartrosis (persendian yang memungkinkan gerakan terbatas),
  3. sinartrosis (persendian yang tidak memungkinkan adanya gerak).
  1. Sinkondorsis => kedua ujung tulang dihubungkan dengan kartilago.
  2. Sinfobrosis => kedua ujung tulang dihubungkan dengan serabut.

Di dalam diartrosis, ada lima jenis persendian

a.                                 Sendi peluru, terdapat pada tulang belikat dengan tulang lengan atas.

b.                                 Sendi putar, terdapat pada tulang tengkorak dengan tulang atlas

c.                                 Sendi engsel, terdapat pada siku dan tulang antar ruas jari.

d.                                 Sendi pelana, terdapat pada telapak tangan dan jari tangan.

e.                                 Sendi luncur, terdapat pada pergelangan kaki

Persendian memungkinkan terjadinya gerak yaitu:

1. Ekstensi-fleksi

Ekstensi adalah gerak meluruskan dan fleksor adalah gerakan membengkokkan.

Gerak fleksi terjadi karena bisep berkontraksi dan trisep berelaksasi. Gerak ekstensi terjadi karena bisep berelaksasi dan trisep berkontraksi.

2. Abduksi-aduksi

Abduksi adalah gerakan menjauh dari poros tubuh dan aduksi adalah gerakan mendekat ke poros tubuh.

3. Supinasi-pronasi

Supinasi adalah gerakan menengadah dan pronasi adalah gerakan menelungkup.

contoh penyakit pada sistem gerak

  1. Fraktura (patah tulang)
  2. Rakhitis, merupakan penyakit tulang pada kaki menyebabkan kaki melengkung menyerupai huruf X atau O.
  3. Osteoporosis, merupakan perapuhan tulang
  4. Dislokasi, merupakan gangguan yang terjadi karena pergeseran tulang penyusun sendi
  5. Atritis, merupakan gangguan akibat peradangan sendi

Gangguan pada tulang belakang meliputi:

  1. Skoliosis, melengkungnya tulang belakang ke arah samping
  2. Kifosis, menyebabkan orang menjadi bongkok
  3. Lordosis, melengkungnya tulang belakang di daerah pinggang ke arah depan Atrofi, merupakan penurunan fungsi otot sehingga otot tidak mampu berkontraksi.

Sistem Peredaran Darah

Darah terdiri dari plasma darah dan sel-sel darah. Sel-sel darah dapat dibedakan menjadi:

v        Eritrosit, berbentuk cakram bikonkaf tanpa nukleus yang berperan mengedarkan O2 ke seluruh tubuh dari paru-paru.

v        Leukosit, memiliki sebuah nukleus dan tidak berwarna yang berperan sebagai antibodi

v        Neutrofil adalah salah satu jenis leukosit yang bersifat bakteriofage. Limfosit berperan dalam memproduksi limfosit B dan T.

Trombosit, berbentuk bulat kecil tanpa nukleus yang berperan dalam proses pembekuan darah.

Trombosit dan sel-sel darah yg rusak               melepaskan enzim trombokinase

Protrombin                               + Ca2+ Vitamin K Trombin

Fibrinogen                               + Ca2+ Benang-benang fibrin

Pembentukan pembekuan darah

Penyakit padaà vena pulmonalis à paru-paru àarteri pulmonalis  manusia yang berhubungan dengan darah antara lain adalah:

Talasemia, merupakan tipe anemia herediter di mana sel-selnya tak mampu mensintesis rantai polipeptida alfa dan beta yang cukup.

Hemofilia, merupakan penyakit keturunan dengan gejala perdarahan sukar dihentikan.

Sistem Pencernaan Manusia

Tabel Uji Bahan Makanan Kandungan yang diuji Larutan yang digunakan Warna yang terjadi jika positif Glukosa Iodin/Lugol Biru keunguan

Protein Biuret Biru keunguan

Amilum Benedict/ Fehling A & B Merah bata/ orange

Beberapa enzim yang berperan penting dalam pencernaan manusia adalah:

a.    Arginase (hati), untuk membentuk urea dihasilkan di hati

b.    Ptialin (kelenjar ludah), untuk memecah amilum menjadi maltosa dihasilkan di kelenjar ludah

c.    Lipase (lambung, pankreas, usus halus), menghidrolisis trigliserida menjadi asam lemak dan gliserol

d.    Amilase (pankreas), menghidrolisis amilum menjadi maltosa dan glukosa

e.    Pepsin (lambung), menghidrolisis protein menjadi molekul peptida

f.     empedu yang berperan untuk mengemulsikan lemak dihasilkan di kantung empedu.

Organ pencernaan manusia

Beberapa gangguan pada sistem pencernaan manusia antara lain:

a.    Gastritis, adalah peradangan mukosa lambung.

b.    Konstipasi, menyebabkan penumpukan feses yang kering dan keras pada kolon karena lambatnya penyerapan cairan.

c.    Pankreasitis, adalah peradangan pada pankreas Diare, terjadi akibat pergerakan cepat dari materi tinja sepanjang usus besar.

Sistem Pernapasan Manusia Ada dua mekanisme pernapasan yaitu pernapasan dada dan perut.

1.    Pernapasan dada

ü  Inspirasi ditandai dengan berkontraksinya otot antar tulang rusuk dan membesarnya volume rongga dada.

ü  Ekspirasi ditandai dengan berelaksasinya otot antar tulang rusuk dan mengecilnya volume rongga dada.

2.    Pernapasan perut

ü  Inspirasi ditandai dengan berkontraksinya otot diafragma dan membesarnya volume rongga dada.

ü  Ekspirasi ditandai dengan berelaksasinya otot diafragma dan mengecilnya volume rongga dada.

Gangguan pada sistem pernapasan manusia antara lain adalah sbb:

a.    Pneumonia, adalah peradangan paru-paru di mana alveolus berisi cairan.

b.    Emfisema, adalah jumlah udara berlebihan pada paru-paru.

c.    Asma, ditandai dengan kontraksi kaku dari bronkiolus.

d.    Difteri, menimbulkan penyumbatan pada rongga faring dan laring.

Sistem Ekskresi Manusia

Proses pembentukan urin

1. Filtrasi : di Glomerolus

ü  Filtrat : Urin Primer

ü  Kandungan : Glukosa, as.amino, dan garam-garam

2. Reabsorbsi  di Tubulus kontortus proksimal

ü  Zat-zat yg masih berguna diserap kembali

ü  Filtrat : Urine Sekunder,

ü  Kandungan : Urea

3.        Augmentasi di tubulus kontortus distal

ü  Penambahan zat-zat yg tdk berguna

ü  Tempat pembentukan urin yg sesungguhnya

ü  Dialirkan ke pelvis renalis

Gangguan yang mungkin terjadi pada ginjal manusia adalah:

a)      Nefritis, adalah peradangan pada nefron o

b)      Diabetes mellitus atau kencing manis, terdapatnya glukosa dalam urine o

c)      Albuminaria, terjadi akibat kerusakan pada alat filtrasi mengakibatkan lolosnya proteino

d)      Kencing batu, penimbunan senyawa kalsium dan asam urat membentuk CaCO 3 pada ginjal Uremia, penimbunan urea pada urin o Penampang melintang kulit

Sistem Saraf Pusat Sistem saraf pusat manusia terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang. Otak manusia dibagi menjadi tiga daerah yaitu

a.    otak depan,

b.    otak tengah, dan

c.    otak belakang.

1.    Otak besar, terdiri dari 4 lobus yaitu:

a.    Lobus frontal berhubungan dengan kemampuan berpikir.

b.    Lobus temporal merupakan pusat pendengaran, dan juga berhubungan dengan kemampuan berbicara.

c.    Lobus oksipital merupakan pusat penglihatan

d.    Lobus parietal merupakan pusat berbicara.

2.    Otak tengah manusia berukuran kecil dan terletak di depan otak kecil. Pada otak tengah terdapat saraf okulomotoris (berhubungan dengan pergerakan mata).

3.    Otak kecil berfungsi mengatur keseimbangan posisi tubuh.

4.    Sumsum tulang belakang berfungsi sebagai pusat gerak refleks.

Obat-obatan terlarang memberikan pengaruh terhadap sistem saraf manusia.  Obat-obatan tersebut dapat digolongkan menjadi empat golongan sbb:

a.    Golongan sedatif, berefek sebagai obat penenang.

a.    Contoh: valium dan barbiturat.

b.    Golongan stimulan, meningkatkan kerja otak.

a.    Contoh: kokain dan amfetamin.

c.    Golongan halusinogen, menimbulkan daya khayal.

a.    Contoh: ganja, ekstasi, dan sabu- sabu.

d.    Golongan painkiller, menekan pusat rasa sakit pada otak.

a.    Contoh: morfin dan opium.

Sistem Hormon

Hormon yang Kelenjar yang Pengaruh pada tubuh disekresikan menghasilkan Gonadotropin Hipotalamus

Mengeluarkan FSH & LH Prolaktin Hipofisis Produksi susu pada mammalia Growth hormone Hipofisis Menstimulasi pertumbuhan (GH) dan produksi sel FSH Hipofisis

Wanita: menstimulasi pematangan folikel de Graaf

Pria: berperan dalam spermatogenesis LH

Hipofisis Wanita: ovulasi

Pria: menstimulasi sel Leydig untuk menghasilkan testoteron Glukagon

Pankreas Meningkatkan kadar gula dalam darah Insulin

Pankreas Mengatur kadar gula dalam darah Adrenalin

Adrenal Meningkatkan kadar gula dan Oksigen menuju ke otak

Sistem Indera Mata Kelainan pada mata meliputi:

Miopi, adalah kelainan lensa mata terlalu cembung. Dikoreksi dengan lensa cekung

Hipermetropi, adalah kelainan dengan lensa mata terlalu pipih. Dikoreksi dengan lensa cembung. Astigmatisme, adalah kelainan dengan permukaan lensa tidak rata. Dikoreksi dengan o lensa kontak.

Presbiopi, adalah keadaan di mana lensa kehilangan elastisitas karena bertambahnya o usia.

Telinga Indera pendengaran dapat mengalami gangguan fungsi yang disebut tuli.

a.    Tuli konduktif disebabkan kerusakan tulang pendengaran, kotoran yang menumpuk pada saluran telinga luar, atau peradangan telinga tengah.

b.    Tuli saraf jika ada kerusakan pada organon korti, saraf VIII, ataupun korteks otak daerah pendengaran.

Organ Kelamin Pria dan Wanita

Pria

a.    Testis, merupakan alat untuk memproduksi sperma dan testosteron.

b.    Epididimis, tempat penyimpan sementara sperma sampai sperma menjadi matang.

c.    Vas deferens, saluran tempat jalannya sperma dari epididimis menuju vesikula seminalis.

d.    Uretra, berfungsi sebagai saluran kelamin yang berasal dari kantung semen dan saluran untuk membuang urin.

Wanita

Oviduk, berperan sebagai tempat terjadinya fertilisasi.

a.    Uterus, berperan sebagai tempat perkembangan zigot.

b.    Vagina, berperan untuk melebarkan uterus saat janin akan dilahirkan. Fitohormon

Ada beberapa contoh hormon tumbuhan antara lain:

a.    Asam absisat, berperan dalam pengguguran daun.

b.    Auksin, berperan dalam pertumbuhan tunas apikal.

c.    Sitokinin, berperan dalam pertumbuhan tunas lateral.

d.    Gas etilen, berperan dalam pematangan buah.

e.    Giberelin, berperan dalam pembentukan buah tanpa biji.

Jenis hormon kalin pada tumbuhan antara lain adalah sbb:

a.    Antokalin: bunga

b.    Fitokalin: daun

c.    Rizokalin: akar

d.    Kaulokalin: batang

Jenis-jenis Variabel

a.    Variabel kontrol, adalah variabel yang disamakan antara kasus 1 dengan kasus lain. o

b.    Variabel bebas, adalah variabel yang dibedakan antara kasus 1 dengan kasus lain. o Umumnya yang dibedakan hanya 1 variabel

c.    Variabel terikat, adalah variabel yang ikut berubah (terikat) sesuai dengan variabel o bebas.

a. Respirasi Sel Glikolisis

ü  Glikolisis terjadi di sitoplasma.

ü  Glikolisis mengubah glukosa menjadi asam piruvat.

ü  Reaksi Aerob

ü  Dalam glikolisis dihasilkan 2 ATP dan 2 NADH2. (1 NaDH2 = 3 ATP)

ü  Total ATP : 8 ATP

b. Dekarboksilasi Oksidatif

ü   perubahan piruvat menjadi asetil Ko-A

ü   Terjadi di Mitokondria

ü   Reaksi Aerob

ü   Hasil : 2Co2 & 2Nadh2

2molekul Asetil Ko-A

ü         Total ATP : 6 ATP

c. Daur Krebs

ü terjadi di matriks mitokondria.

ü Reaksi Aerob

ü Mengubah Asetil Ko-A menjadi As. Piruvat

ü Hasil :  2ATP   =   2

6NADH =18

1FaDH = 2ATP 2FADH            =   4

4CO2   =   4     +

Total ATP            24 ATP

d.    Transpor elektron

ü terjadi di krista mitokondria.

ü O2 adalah akseptor elektron terakhir yg menghasilkan H2O

ü Reaksi Aerob

ü Faktor yg berperan :

  • Akseptor elektron = NaDH, FaDH, O2
  • Koenzim
  • Sitokrom Oksidasi

ü Transpor elektron menghasilkan energi ATP yang besar yaitu 30 ATP.

Reaksi Anaerob dan Aerob

1.        Reaksi aerob adalah reaksi yang membutuhkan O2 sebagai energinya.

Contoh : glikolisis, Daur Krebs, dan transpor elektron.

2.        Reaksi Anaerob adalah reaksi yang tidak membutuhkan O2 sebagai energinya.

Contoh :

a.    Fermentasi asam laktat, menghasilkan asam laktat dan 2 ATP

b.    Fermentasi asam cuka, menghasilkan asam cuka, H2O, dan 116 kalori

c.    Fermentasi alkohol. menghasilkan etanol, 2 CO2, 2 ATP, dan 2 NADH2.

.

Struktur Kloroplas

Reaksi terang terjadi di grana,

menghasilkan O2, ATP, dan uap air.

Reaksi gelap terjadi di stroma, menghasilkan glukosa dan menggunakan ATP.

Anabolisme

Anabolisme adalah peristiwa pembentukan senyawa sederhana menjadi senyawa kompleks. Contohnya adalah peristiwa fotosintesis.

Pemanfaatan energi matahari oleh P680 dan P700 untuk menghasilkan ATP (saat terjadi loncatan-loncatan elektron), fotolisis air menjadi O2 dan reduktase NADP menjadi NADPH2.

Reaksi gelap

Reaksi gelap merupakan tahapan pembentukan glukosa dari CO2.

DNA dan RNA

Adenin dan Timin memiliki 2 ikatan Hidrogen.

Guanin dan Sitosin memiliki 3 ikatan Hidrogen.

1 Nukleotida terdiri dari 1 gugus fosfat, 1 gula deoksiribosa, dan 1 basa Nitrogen.

1 Nukleosida terdiri dari 1 gula deoksiribosa dan 1 basa Nitrogen.

Sebagai ganti Timin, RNA memiliki Urasil.

RNA merupakan rantai single helix.

Sementara DNA merupakan rantai double helix.

Sintesis Protein DNA ditranskripsi oleh d-RNA disebut kodon.

d-RNA menuju ribosom dan menempel pada r-RNA. t-RNA (antikodon) membawa pesanan asam amino sesuai pesanan d-RNA.

Asam amino disusun membentuk polipeptida.

Pembelahan Sel Mitosis Keterangan: tahapan mitosis dari kiri-kanan adalah interfase, profase, metafase, anafase, telofase.

Meiosis Peristiwa reduksi terjadi pada tahap anafase I

Proses Menstruasi

v  Menstruasi adalah pendarahan yang terjadi secara periodik pada uterus disertai dengan peluruhan dinding rahim

Menstruasi dikelompokkan menjadi 4 fase yaitu:

a.    Fase menstruasi Bila ovum tidak dibuahi sperma, korpus luteum akan menghentikan produksi hormon estrogen dan progesteron menyebabkan luruhnya endometrium. Akibatnya terjadi pendarahan pada fase menstruasi.

b.    Fase pra-ovulasi : Hormon FSH & Estrogen bertambah

c.    Fase ovulasi : hormon estrogen bertrambah banyak, hormon FSH berkurang, dan hormon LH bertambah.

d.    Fase pasca-ovulasi : emdometrium menebal, tumbuhnya hormon Progesteron & Estrogen

1.    Semu Hukum Mendel Atavisme – Atavisme adalah munculnya suatu sifat sebagai akibat interaksi dari beberapa gen. Contoh atavisme adalah sifat genetis pada jengger ayam.

Hasil persilangan atavisme adalah walnut : pea : rose : single = 9 : 3 : 3 : 1

2.    Kriptomeri Kriptomeri adalah sifat gen dominan tersembunyi bila gen tersebut berdiri sendiri, namun akan muncul sifat gen yang tersembunyi bila gen dominan tersebut berinteraksi dengan gen dominan lainnya. Hasil persilangan kriptomeri adalah

9 : 3 : 4.

3.    Epistasis dan Hipostasis Epistasis adalah gen yang sifatnya menghalangi gen lain. Gen yang dihalangi disebut hipostasis

4.    Alel ganda adalah adanya lebih dari dua alternatif alel dari satu gen.

Contoh gen yang mengatur warna pada rambut kelinci, dan gen yang mengatur jenis golongan darah manusia (ABO).

5.    Gen Letal Gen letal adalah gen yang dapat menyebabkan kematian.

Contoh penyakit dengan gen letal pada manusia adalah sickle-cell anemia, thalasemia, dan hemofilia.

6.    Hukum Hereditas untuk Penyakit

Ada penyakit yang muncul jika gen yang menyebabkan penyakit tersebut dalam keadaan dominan atau resesif.

Contoh yang muncul dalam keadaan resesif adalah: hemofilia, buta warna, thalasemia, anemia sel bulan sabit (sickle-cell anemia), dan albino.

7.    Mutasi Gen

Mutasi gen meliputi insersi, delesi, dan substitusi.

  1. Insersi, terselipnya sebagian materi genetik ke kromosom yang lainnya. o
  2. Delesi, hilangnya sebagian materi genetik pada kromosom. o
  3. Substitusi sama seperti mutasi titik.

Ada 3 macam jenis mutasi titik:

  1. Mutasi tanpa arti, kode untuk stop.
  2. Mutasi salah arti, kode berbeda menghasilkan AA berbeda pula.
  3. Mutasi diam, kode berbeda tapi tetap menghasilkan AA yang sama.

v Duplikasi, penggandaan sebagian materi genetik pada kromosom. o

v Translokasi, bertukarnya materi genetik pada kromosom yang satu dengan kromosom yang o lainnya.

8.    Mutagen

  1. Mutagen merupakan penyebab mutasi.
  2. Dibedakan menjadi 2 kelompok:
  • Mutasi alamiah/spontan.

Contoh: sinar kosmis, radioaktif alam.

  • Mutasi buatan/induksi.

Contoh: sinar X, kolkisin, virus, dan bakteri.

EVOLUSI

1.    Evolusi kimia mengatakan bahwa atmosfer bumi pada zaman purba memiliki kecenderungan untuk mensintesis senyawa organik dari molekul organik purba yaitu CH4, NH3, H2, dan H2O

2.    Evolusi biologi menyatakan bahwa makhluk hidup pertama merupakan hasil dari evolusi molekul anorganik yang menjadi struktur kehidupan (sel).

Molekul yang dihasilkan secara abiotik disebut protobion.

Ada 3 jenis protobion yaitu koaservat, mikrosfir, dan liposom.

a.     Koaservat merupakan tetesan stabil yang terbentuk pada polimer. Bila pada koaservat ditambah enzim, enzim tersebut akan diserap.

b.    Mikrosfir merupakan protobion yang terbentuk menjadi tetes- tetes kecil saat didinginkan. Mikrosfir memiliki 2 membran dan memungkinkan terjadinya peristiwa osmosis.

c.     Liposom adalah protobion yang terbentuk menjadi tetes-tetes kecil bila mengandung lipid tertentu. Hipotesis evolusi biologi RNA mereplikasi dirinya sendiri dan membentuk polipeptia.

RNA dilengkapi dengan suatu membran, menyebabkan protobion mendapatkan materi genetiknya dan berkembang sebagai suatu unit.

Unit protobion akan memberi salinan gennya kepada anakannya. Protobion akan menjadi sel purba yang merupakan cikal bakal sel sekarang ini.

Homologi dan Analogi

1.    Homologi adalah perbandingan struktur yang sama meskipun secara fungsional berbeda.

2.    Contoh: tangan untuk memegang pada manusia, tungkai untuk berjalan pada kuda, tungkai untuk terbang pada burung, tungkai untuk berenang pada paus dan lumba-lumba.

3.    Analogi adalah perbandingan fungsionalitas yang sama meskipun secara struktur berbeda.

Contoh: struktur mata vertebrata dengan gurita, sayap serangga dengan kelelawar.

Organ Vestigial/Rudimenter

v Vestigial adalah struktur tubuh pada suatu spesies yang diyakini kehilangan fungsinya melalui evolusi.

Contoh: sisa tulang tungkai pada ular, paus, dan lumba-lumba; usus buntu pada manusia; dan lipatan semilunar pada mata manusia.

Hukum Hardy-Weinberg

p+q=1 p+q+r=1 p2 + 2pq + q2 = 1 p2 + q2 + r2 + 2pq + 2pr + 2pq = 1

Bioteknologi

1. Bioteknologi konvensional

contohnya:

a.    Tempe, dibuat dari kedelai dengan menggunakan jamur Rhizopus oligosporus

b.    Oncom, dibuat dari ampas tahu dengan menggunakan jamur Neurospora sitophila

c.    Tape ketan, dibuat dari beras ketan dengan menggunakan Saccharomyces cereviceae

d.    Kecap, dibuat dari kedelati dengan menggunakan jamur Aspergillus wentii

e.    Yoghurt, dibuat dari susu kedelai menggunakan bakteri Lactobacillus bulgaricus

f.     Keju, dibuat dari susu sapi menggunakan bakteri famili Lactobacilli dan Streptococci

g.    Antibiotik, misalnya dari jamur Penicillium notatum

h.    Insektisida biologi, menggunakan bakteri Bacillus thuringiensis

i.      Pemurnian biji tembaga, menggunakan bakteri Thiobacillus oxidans dan Thiobacillus ferrooxidans

2. Kultur Jaringan

Kultur jaringan adalah bentuk perbanyakan tumbuhan secara vegetatif dengan memanipulasi jaringnan somatik dalam kultur aseptik dengan lingkungan terkontrol. Kultur jaringan didasarkan pada sifat totipotensi. Kultur jaringan banyak dipraktikkan karena mampu menghasilkan tanaman unggul dalam jumlah besar dengan waktu singkat.

Teknologi yang digunakan dalam bioteknologi modern antara lain:

a) Teknik plasmid

Teknik plasmid merupakan rekayasa genetika dengan menyambungkan gen, yaitu mengikatkan suatu segmen DNA dari satu organisme ke DNA organisme lain. Gen yang diinginkan biasanya dihubungkan menjadi satu lingkaran DNA bakteri yaitu plasmid. Contoh penerapannya pada pembuatan hormon insulin.

b) Hibridoma

Hibridoma merupakan penggabungan dua sel jaringan yang berbeda dari organisme yang sama atau berbeda menjadi satu sel tunggal. Hibridoma umumnya digunakan untuk menghasilkan antibodi dalam jumlah besar.

Contoh penerapannya pada pembuatan antibodi monoklonal.

c) Kloning

adalah teknik perkembangbiakkan makhluk hidup secara vegetatif dengan menggunakan nukleus sel somatik yang dimasukkan ke dalam sel telur yang sudah diambil intinya.

Dampak negatif bioteknologi

a)      Dapat mengubah keseimbangan ekosistem yang telah ada

b)      Hilangnya plasma nutfah

c)      Alergi

Dampak positif bioteknologi

a)      Mengobati berbagai penyakit

b)      Memberi pertahanan terhadap berbagai penyakit

c)      Sebagai bahan makanan bergizi

d)      Meningkatkan hasil pertanian dan perbaikan mutu produk

e)      Membunuh hama tertentu secara efektif dan tidak mencemari lingkungan

f)       Meningkatkan hasil peternakan dan perbaikan mutu produk

g)      Mengurangi polusi udara dalam proses pemurnian bijih logam

TEXT TYPES IN ENGLISH


NARRATIVE
Purpose: To amuse/ entertain the readers and to tell a story
Generic Structure:
1. Orientation
2. Complication
3. Resolution
4. Reorientation

Dominant Language Features:
1. Using Past Tense
2. Using action verb
3. Chronologically arranged

RECOUNT
Purpose: To retell something that happened in the past and to tell series of past events
Generic Structure:
1. Orientation
2. Event(s)
3. Reorientation

Dominant Language Features:
1. Using Past Tense
2. Using action verb
3. Using adjectives

Narrative and recount in some ways are similar. Both are telling something in the past so narrative and recount usually apply PAST TENSE; whether Simple Past Tense, Simple Past Continuous Tense, or Past Perfect Tense. The ways narrative and recount told are in chronological order using time or place. Commonly narrative text is found in story book; myth, fable, folklore, etc while recount text is found in biography.
The thing that makes narrative and recount different is the structure in which they are constructed. Narrative uses conflicts among the participants whether natural conflict, social conflict or psychological conflict. In some ways narrative text combines all these conflicts. In the contrary, we do not find these conflicts inside recount text. Recount applies series of event as the basic structure

DESCRIPTIVE
Purpose: To describe a particular person, place or thing in detail.
Dominant Generic Structure:
1. Identification
2. Description

Language Features:
1. Using Simple Present Tense
2. Using action verb
3. Using adverb
4. Using special technical terms

REPORT
Purpose: To presents information about something, as it is.
Generic Structure:
1. General classification
2. Description

Dominant Language Features:
1. Introducing group or general aspect
2. Using conditional logical connection
3. Using Simple Present Tense

EXPLANATION
Purpose:
To explain the processes involved in the formation or working of natural or socio-cultural phenomena.
Generic Structure:
1. General statement
2. Explanation
3. Closing

Dominant Language Features:
1. Using Simple Present Tense
2. Using action verbs
3. Using passive voice
4. Using noun phrase
5. Using adverbial phrase
6. Using technical terms
7. Using general and abstract noun
8. Using conjunction of time and cause-effect.

ANALYTICAL EXPOSITION
Purpose: To reveal the readers that something is the important case
Generic Structure:
1. Thesis
2. Arguments
3. Reiteration/Conclusion

Dominant Language Features:
1. Using modals
2. Using action verbs
3. Using thinking verbs
4. Using adverbs
5. Using adjective
6. Using technical terms
7. Using general and abstract noun
8. Using connectives/transition

HORTATORY EXPOSITION
Purpose: To persuade the readers that something should or should not be the case or be done
Generic Structure:
1. Thesis
2. Arguments
3. Recommendation

Dominant Language features:
1. Using Simple Present Tense
2. Using modals
3. Using action verbs
4. Using thinking verbs
5. Using adverbs
6. Using adjective
7. Using technical terms
8. Using general and abstract noun
9. Using connectives/transition

Then what is the basic difference between analytical and hortatory exposition. In simple word. Analytical is the answer of “How is/will” while hortatory is the answer of “How should”. Analytical exposition will be best to describe “How will student do for his examination? The point is the important thing to do. But for the question” How should student do for his exam?” will be good to be answered with hortatory. It is to convince that the thing should be done

PROCEDURE
Purpose: To help readers how to do or make something completely
Generic Structure:
1. Goal/Aim
2. Materials/Equipments
3. Steps/Methods

Dominant Language Features:
1. Using Simple Present Tense
2. Using Imperatives sentence
3. Using adverb
4. Using technical terms

DISCUSSION
Purpose: To present information and opinions about issues in more one side of an issue (‘For/Pros’ and ‘Against/Cons’)
Generic Structure:
1. Issue
2. Arguments for and against
3. Conclusion

Dominant Language Features:
1. Using Simple Present Tense
2. Use of relating verb/to be
3. Using thinking verb
4. Using general and abstract noun
5. Using conjunction/transition
6. Using modality
7. Using adverb of manner

REVIEW
Purpose: To criticize or evaluate an art work or event for a public audience
Generic Structure:
1. Orientation
2. Evaluation
3. Interpretative Recount
4. Evaluation
5. Evaluative Summation

Dominant Language features:
1. Focus on specific participants
2. Using adjectives
3. Using long and complex clauses
4. Using metaphor

ANECDOTE
Purpose: To share with others an account of an unusual or amusing incident
Generic Structure:
1. Abstract
2. Orientation
3. Crisis
4. Reaction
5. Coda.

Dominant Language Features:
1. Using exclamations, rhetorical question or intensifiers
2. Using material process
3. Using temporal conjunctions

SPOOF
Purpose: To tell an event with a humorous twist and entertain the readers
Generic Structure:
1. Orientation
2. Event(s)
3. Twist

Dominant Language Features:
1. Using Past Tense
2. Using action verb
3. Using adverb
4. Chronologically arranged

NEWS ITEM
Purpose: To inform readers about events of the day which are considered newsworthy or important
Generic Structure:
1. Newsworthy event(s)
2. Background event(s)
3. Sources

Dominant Language Features:
1. Short, telegraphic information about story captured in headline
2. Using action verbs
3. Using saying verbs
4. Using adverbs : time, place and manner.